Jelang Hari Santri 2020, PCNU Banjar Upayakan Peningkatan Literasi Santri

Banua.co, MARTAPURA – Demi meningkatkan literasi para santri, PCNU Kabupaten Banjar berencana mengadakan lomba menulis esai bertemakan “Peran Santri Membentengi NKRI di era globalisasi”.

PCNU Kabupaten Banjar menyebar Informasi tersebut dengan bersilaturahmi ke seluruh pondok pesantren di Kabupaten Banjar serta memberikan rentang waktu 7 hari untuk menulis esai.

Masing-masing perwakilan dari pondok pesantren boleh mengirim lebih dari satu esai karna pada tahapan akhir, seluruh tulisan tersebut akan dibukukan untuk dijadikan sebuah karya santri di Kabupaten Banjar.

Dengan demikian, Menurut Ketua PCNU Kabupaten Banjar, Ustadz Nuryadi, diharapkan santri akan bersemangat dalam membaca referensi seputar tema yang ditentukan.

“Lewat lomba seperti ini kita bisa menggiring santri dan melihat potensi mereka di bidang kepenulisan. Bisa saja banyak terdapat calon penulis handal di antara santri kita,” ucap Ustadz Nuryadi.

nu 300x200 - Jelang Hari Santri 2020, PCNU Banjar Upayakan Peningkatan Literasi Santri
Ketua PCNU Kabupaten Banjar, Nuryadi Basri. Foto-banua.co

Lomba tersebut akan dilaksanakan pada tanggal 22 Oktober hingga 23 Oktober 2020, dengan sistem penjurian yang ditangani oleh LTN NU (Lembaga ta’lif wa nasyr Nahdlatul ulama) Kabupaten Banjar, sebuah lembaga Nahdlatul ulama di bidang kepenulisan.

Senada dengan Ustadz Nuryadi, Ketua LTN NU Kabupaten Banjar, Muhammad Bulkini berharap dengan kegiatan tersebut, santri-santri terpacu untuk menulis.

“Ya, saya berharap para santri mengikuti lomba ini. Kami dari LTN akan memantau, mereka yang memiliki kemauan dan bakat di bidang tersebut, sehingga bukan tidak mungkin, akan ada program kepenulisan untuk merangkul dan mengasah bakat mereka ke depanna,” ujar Redaktur di media online Apahabar.com tersebut, Rabu (14/10).

Meski demikian, Muhammad Bulkini tidak membeberkan program apa yang akan mewadahi anak-anak santri di Pondok Pesantren tersebut.

“Lihat nanti aja,” imbuhnya.

Reporter: Auzan Mursyidan

Editor: Ibnu Syaifuddin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *