Begini Tanggapan Habib Umar bin Hafidz Mengenai Penghina Rasulullah SAW di Prancis

Banua.co, TABALONG –  Ulama asal Hadramaut Yaman, Habib Umar bin Hafidz menjawab pertanyaan jamaah mengenai penghinaan terhadap Rasulullah yang terjadi di Negara Perancis belum lama ini.

Di kanal YouTube Majelis Al Wafa Bi’ahdillah yang berdurasi 3 menit 3 detik tersebut, Al Habib Umar bin Hafidz menjelaskan bahwa pelecehan terhadap Rasulullah itu terjadi karena kegelapan dan kebodohan.

“Sumbernya adalah dari orang orang Islam sendiri yang meremehkan ajaran Tuhan dan Nabi-Nya, mereka meninggalkan kewajiban, mengerjakan yang haram dan mengidolakan orang kafir dan fasiq, hingga pada akhirnya tampaklah fenomena pelecehan tersebut secara terang-terangan di hadapan publik,” tegas Habib Umar dalam video yang diposting pada Kamis (28/10/2020).

Hikmah dari kejadian pelecehan tersebut adalah agar setiap orang yang masih memiliki nilai keimanan di hatinya dapat menyadari bahwa ia sedang berada di antara keislaman atau kekufuran, di antara kebenaran atau kebatilan. Dan Hikmahnya pula agar ia mengambil keputusan  mengenai kewajibannya yaitu kembali kepada Allah.

“Jawaban dan respon terbaik atas pelecehan tersebut adalah berpegang teguhnya kita terhadap sunnah Nabi yang mulia, menyebarkan akhlak yang mulia dari Rasulullah dan menganggap mereka yang melecehkan Rasulullah itu tidak ada dan tidak pernah diciptakan,” terang Pengasuh Darul Musthofa, Hadramaut tersebut.

Ulama yang memiliki banyak murid di Indonesia ini mengatakan, para penghina Rasulullah mereka hanyalah manusia biasa yang tidak bisa melampaui batas dirinya. Pelecehan itu hanyalah cerminan kebodohan dan respon amarah mereka ketika melihat cahaya Rasulullah tersebar di negara mereka.

Baca Juga: Beri Tausiah Maulid Akbar PBNU, Ini Terjemah Nasehat Habib Umar Bin Hafidz

Habib Umar bin Hafidz berpesan tegakkan sunnah dan tampakkan akhlaknya Rasulullah.

“Buatlah mereka melihat kebenaran apa yang telah kita sebarkan dalam realita, praktek dan muamalah kita sehingga itu dapat menjadi sebab diangkatnya kegelapan-kegelapan tersebut dan menjadi pembelaan terbaik dari kita untuk Allah dan Rasulullah. Semoga kita berkumpul bersama rombongan Rasulullah,” tutup Habib Umar bin Hafidz.

Reporter : Muhammad Abdillah

Editor: Ibnu Syaifuddin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *