Pemerintah RI Kecam Presiden Perancis, Ini Komentar Gus Miftah

Banua.co, JAKARTA – Pemerintah Republik Indonesia kecam Presiden Perancis, Emmanuel Macron (42). Kecaman ini muncul atas pernyataannya yang dianggap menghina Islam.

“Indonesia mengecam pernyataan Presiden Perancis yang menghina agama Islam. Pernyataan tersebut telah melukai perasaan lebih dari 2 Milyar orang muslim di seluruh dunia dan telah memecah persatuan antar umat beragama di dunia,” demikian pernyataan RI, seperti dikutip dari situs resmi Kemlu RI, Jumat (30/10/2020).

Presiden Perancis melukai hati umat Islam dengan mengatakan “Islam adalah agama yang sedang mengalami krisis di seluruh dunia”. Ia juga memberikan izin kepada majalah Charlie Hebdo untuk menerbitkan kartun Nabi Muhammad.

Pernyataan Macron ini sebagai respons atas pemenggalan guru bernama Samuel Paty (47), di Eragny, oleh pemuda asal Chechnya, Abdoullakh Abouyezidovitch (18).

Samuel yang seorang guru dipenggal oleh Abdollakh karena tidak terima atas sikapnya memperlihatkan kartun Nabi Muhammad kepada murid-muridnya.

Tidak hanya kecam Presiden Perancis, Pemerintah RI juga mendesak masyarakat dunia untuk mengedepankan persatuan dan toleransi beragama.

“Sebagai negara berpenduduk Muslim terbesar dan demokrasi terbesar ketiga di dunia, Indonesia mendesak masyarakat global untuk mengedepankan persatuan dan toleransi beragama, terutama di tengah pandemi yang sedang berlangsung,” tulis Kemlu.

Menanggapi kecaman Pemerintah RI, pendakwah terkenal Miftah Maulana Habiburrahman atau yang lebih terkenal dengan sebutan Gus Miftah berterimakasih kepada pemerintah.

Hal ini diungkapkan Gus Miftah dalam sebuah komentar sembari memosting berita media yang mengabarkan kecaman Pemerintah RI di akun Instagram miliknya, Jum’at (30/10)

“Terima kasih pemerintah, kalau mereka ngeyel usir saja dubesnya”, tulis da’i berusia 39 tahun ini.

Sebelumnya, pendakwah yang baru-baru ini membimbing seorang pesohor mengucap dua kalimat syahadat, memosting video lama Emmanuel Macron dilempar telor.

“Pelemparan telor ke jidat *Dajal*/presiden Perancis Emmanuel Macron yang telah menghina dan melecehkan Islam……… sini con mercon tak gajul cangkemu con”, tulisnya di kolom komentar.

Baca Juga: Dj Katty Butterfly Muallaf di Tangan Gus Miftah.

Baca Juga: Sekali Lagi, Gus Miftah Bimbing Pesohor Masuk Islam.

Screenshot 20201031 014926 1 1024x768 - Pemerintah RI Kecam Presiden Perancis, Ini Komentar Gus Miftah
Gus Miftah ketika berziarah ke makam Abah Guru Sekumpul.

Sementara, kecaman terhadap Presiden Perancis juga datang dari Lembaga Dakwah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LD PBNU).

“Sebagaimana pun bebasnya, tetap ada koridornya tidak menghinakan, melecehkan, menyakiti perasaan lainnya,” kata Wakil Ketua LDNU, KH Muhammad Nur Hayid, kepada Republika, Selasa (27/10).

Baca Juga: Begini Tanggapan Habib Umar Terhadap Penghina Rasulullah SAW di Perancis.

Editor: Shakira.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *