Kobarkan Semangat Peserta Makesta, Ustadz Khairullah Zain Ingatkan Pentingnya Belajar, Berjuang, dan Bertakwa

Banua.co, MARTAPURA – Membuka Masa Kesetiaan Anggota (Makesta) Pimpinan Komisariat (PK) IPNU-IPPNU Pondok Pesantren Darussalam, Wakil Ketua PCNU Kabupaten Banjar, Ustadz Khairullah Zain menyampaikan pentingnya belajar, berjuang, dan bertakwa.

“Kalian akan memasuki wadah baru, tanggung jawab baru, yang bukan hanya belajar sekarang ada tambahan berjuang, bertakwa sudah pasti. Di sini Kalian akan belajar, berjuang serta bertakwa,” ucap Ustadz Khairullah Zain.

Ustadz Khairullah mengingatkan beberapa poin kepada para peserta Makesta yang akan menjadi rekan dan rekanita (sebutan para anggota resmi IPNU-IPPNU) untuk menjadi lebih baik lagi setelah mengikuti Makesta.

Dalam poin pertama, Alumni Pondok Pesantren Darussalam angkatan 1998 itu mengingat kepada para peserta untuk tidak hanya berfokus dalam hal berjuang saja, tetapi harus disertai dengan belajar.

“Bila dahulu kalian belajar, setelah masuk organisasi ini kalian harus tambah rajin belajar meskipun kalian juga harus berjuang. Jangan sampai asik berjuang, lupa sama belajarnya,” ucap Khairullah.

Di poin kedua, ia mengingatkan tentang nilai-nilai ketakwaan.

“Jangan sampai setelah kalian masuk IPNU-IPPNU nilai-nilai ketakwaan kalian akan menjadi luntur. Dinamika organisasi wajar, bertemu banyak godaan. Tapi ingat, jangan sampai takwa kalian luntur,” tuturnya

Ustadz Khairullah juga menerangkan, apalah artinya seseorang tercatat dalam organisasi IPNU atau IPPNU tetapi kehilangan salah satu pilar dari belajar, berjuang, dan bertakwa.

“Kita belajar, berjuang tapi hilang takwanya atau kita berjuang bertakwa tapi hilang belajarnya. Ingat tiga pilar ini belajar, berjuang, dan bertaqwa,” terangnya.

Ustadz Khairullah sangat mengapresiasi adanya kegiatan Makesta yang diselenggarakan pada Jumat (13/11/20) di lantai dua gedung PCNU Kabupaten Banjar itu.

Ia mengharapkan, agar kelak para pengurus Nahdlatul Ulama diisi oleh orang-orang yang berkader dari awal, bukan kader prematur.

“Kalian harus belajar mengisi ruang-ruang di Nahdlatul Ulama. Ada banyak ruang untuk kalian. Ada banyak lembaga yang sedang mencari orang yang memang berkader di Nahdlatul Ulama,” terangnya.

Di akhir sambutannya, Ustadz mengucapkan kepada para peserta makesta.

“Selamat datang di Nahdlatul Ulama, selamat bergabung di rumah besar warisan para Aulia. Selamat menjadi bagian dari santrinya Hadratusshaikh KH. Hasyim Asy’ari. Semoga pertemuan kita hari ini adalah pertanda kita akan berkumpul kelak di bawah bendera Nahdlatul Ulama,” tutupnya.

Reporter: Syarbani

Editor: Ibnu Syaifuddin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *