Ternyata Begini Iblis dan Jin Berkembang Biak

Tidak melahirkan seperti manusia, ternyata Iblis dan jin punya cara yang berbeda dalam berkembang biak.

Oleh: Khairullah Zain.

IMG 20200822 WA0044 1 150x150 - Ternyata Begini Iblis dan Jin Berkembang BiakIblis adalah salah satu jenis makhluk Tuhan yang berbeda bentuk dan penciptaannya dari manusia. Bila jasad manusia diciptakan Allah dari tanah, maka Iblis dari api.

Cara Iblis berkembang biak pun berbeda dengan manusia. Bila manusia harus menikah lawan jenis, maka Iblis tidak demikian. Iblis berkembang biak dengan mengawini dirinya sendiri. Nah lho!

Menurut dalam kitab Sab’ah al-Kutub al-Mufidah susunan as-Sayyid Ahmad bin Alawi as-Seggaf :

وأما إبليس فإن الله – تعالى – خلق له في فخذه اليمنى ذكرا وفي اليسرى فرجا ; فهو ينكح هذا بهذا ، فيخرج له كل يوم عشر بيضات ، يخرج من كل بيضة سبعون شيطانا وشيطانة.

“Adapun Iblis, sesungguhnya Allah menciptakan dzakar (kemaluan jantan) pada paha kanannya dan farj (kemaluan betina) pada paha kirinya. Iblis pun mengawinkan kedua pahanya, maka keluarlah setiap hari sepuluh telur. Setiap telur menetas keluarlah 70 setan laki dan perempuan”.

Mengutip seorang tabi’in, Imam Mujahid (wafat 104 H), Imam Al-Qurthubi (wafat 671 H) dalam tafsirnya menyebutkan asal mula Iblis berkembang biak:

وقال مجاهد : إن إبليس أدخل فرجه في فرج نفسه فباض خمس بيضات ; فهذا أصل ذريته

“Mujahid mengatakan, sesungguhnya Iblis memasukkan kelamin (jantan)nya ke kelamin (betina)nya, maka ia pun bertelur lima butir. Inilah asal mula keturunannya”.

Imam Al-Qurthubi juga menyebutkan apa yang disebutkan dalam kitab Sab’ah al-Kutub Mufidah, yaitu setiap harinya kemudian Iblis bertelur sepuluh butir dan dari setiap butir telur keluar 70 anak.

وقيل : إن الله – تعالى – خلق له في فخذه اليمنى ذكرا وفي اليسرى فرجا ; فهو ينكح هذا بهذا ، فيخرج له كل يوم عشر بيضات ، يخرج من كل بيضة سبعون شيطانا وشيطانة ، فهو يخرج وهو يطير ، وأعظمهم عند أبيهم منزلة أعظمهم في بني آدم فتنة

“Dikatakan, bahwa Allah menciptakan di paha kanannya kelamin jantan dan di paha kirinya kelamin betina. Maka ia pun mengawinkan paha kanannya dengan paha kirinya. Maka keluarlah darinya setiap hari sepuluh telur. Dari setiap telur keluar 70 setan jantan dan betina. Setan itu keluar dan terbang. Setan yang paling tinggi kedudukannya di sisi Iblis adalah yang paling besar godaannya terhadap keturunan Adam”.

Berbeda dengan Iblis yang bertelur, Jin berkembang biak dengan kawin dan melahirkan.

Disebutkan dalam kitab Sab’ah al-Kutub al-Mufidah:

وأما الجن فإنهم يأكلون ويشربون وينكحون ويتوالدون.

“Adapun jin, maka mereka makan, minum, menikah, dan melahirkan”.

Menurut Abdullah bin ‘Umar Ra, jumlah anak cucu jin sembilan kali lipat jumlah manusia. Hal ini karena setiap manusia menurunkan satu anak, maka jin akan menurunkan sembilan anak.

Masih dalam kitab Sab’ah al-Kutub al-Mufidah, disebutkan bahwa Abdur Razzaq, Ibn Jarir, Ibnu Mundzir, Ibnu Abi Hatim dan al-Hakim meriwayatkan bahwa Abdullah bin Umar Ra mengatakan:

وأخرج عبد الرزاق وابن جرير وابن المنذر وابن أبي حاتم والحاكم عن عبد الله بن عمر رضي الله عنهما ” إن الله جزأ الإنس والجن عشرة أجزاء فتسعة منهم الجن والإنس جزأ واحد فلا يولد من الإنس ولد الا ولد من الجن تسعة

“Sesungguhnya Allah membagi manusia dan jin sepuluh bagian, sembilan bagian jin dan satu bagian manusia. Maka tidaklah manusia menurunkan seorang anak kecuali jin menurunkan sembilan anak”.

Penulis: Khairullah Zain.

Baca Juga: Ini Surah Al Qur’an yang Membuat Jin Terpesona!

Berapa Jumlah Alam Semesta yang Diciptakan Tuhan?
Hukum Eyelash Extension dan Menyambung Rambut Menurut Islam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *