Pimpinan Pesantren Darussalam: Jangan Remehkan Santri

Banua.co, MARTAPURA – Pimpinan Pondok Pesantren Darussalam KH Hasanuddin mengatakan jangan remehkan kaum santri.

Hal ini disampaikannya ketika memberikan taushiah pada acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar Pondok Pesantren Darussalam Martapura, Kamis (19/11).

Peringatan agar jangan remehkan santri ini karena menurutnya kaum santri kelak bisa sukses menjadi apa saja.

“Banyak orang yang mengira pondokan (santri. Red) hanya menjadi kaum mesjid (marbot. Red), muadzin atau hanya sekedar menjadi tukang khutbah. Padahal santri bisa menjadi apa saja.” ucap putra KH Badruddin ini.

Pimpinan periode ke-10 Pesantren Darussalam ini menceritakan banyak alumni Pondok Pesantren Darussalam yang melegalisir ijazahnya karena ingin menjadi seorang pembakal (kepala desa. Red).

“Semuanya sukses terpilih sebagai Pembakal”, ujar Mustasyar PCNU Kabupaten Banjar ini.

Baca Juga: KH Hasanuddin Badruddin: NU Harus Dipegang Kader Ulama.

Bukan hanya mampu selevel kepala desa, Ketua Nazir Masjid Agung Al Karomah ini juga mengatakan ada alumni Pesantren Darussalam yang menjadi Bupati.

“Tidak mustahil pondokan menjadi seorang bupati, contohnya saja Bupati Banjar (KH Khalilurrahman), beliau alumni Pesantren Darussalam”, katanya.

“Bahkan seorang santri bisa menjadi presiden, yaitu Gus Dur (KH Abdurrahman Wahid)”, ungkap Kiai yang pernah menyantri di Pondok Pesantren Darun Nasyi’in Lawang Jatim ini.

Sementara, Pondok Pesantren Darussalam Martapura mengadakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus pengijazahan hadits musalsal pengikat persaudaraan dan hadits menghitung sholawat dengan 5 jari.

Pengijazahan hadits musalsal diberikan oleh salah seorang ulama Darussalam yang memimpin Pesantren Tahfizul Qur’an wa Ulumih Darussalam, yaitu KH Wildan Salman.

Seperti dikabarkan banua.co, acara ini diadakan secara offline dengan undangan terbatas dan secara online melalui aplikasi Zoom, live streaming YouTube di channel Al Karomah Martapura dan MDM atau Media Darussalam Martapura, juga siaran langsung Duta TV.

Baca Juga: Peringati Maulid Nabi, WAPDA Siapkan 40an Lokasi di 13 Kabupaten.

Selain di Pondok Pesantren Darussalam, acara ini juga disimak secara berjamaah di 48 lokasi yang tersebar di 13 Kabupaten/Kota di Kalimantan Selatan.

Reporter : Muhammad Abdillah.

Editor: Shakira.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *