Beberapa Haul Akbar yang Ditiadakan Akibat Pandemi Covid-19

Banua.co, MARTAPURA – Akibat Pandemi Covid-19, beberapa haul akbar ulama besar yang biasanya diperingati secara besar dan dihadiri banyak massa terpaksa ditiadakan.

Sejak diumumkan pada 2 Maret 2020, bahwa ada warga Indonesia yang terpapar virus Corona, virus ini menyebar dan mewabah begitu cepat. Sebulan setelahnya, 9 April 2020, 34 atau semua provinsi di Indonesia mengonfirmasi adanya kasus positif virus corona

Berikut ini beberapa haul akbar ulama besar yang ditiadakan tahun ini di Indonesia:

1. Haul KH Syarwani Abdan di Bangil.

Haul yang ke – 32 Tuan Guru Bangil yang seharusnya digelar tanggal 4 Oktober 2020 / 16 hafar 1442 H ditiadakan untuk umum.

Pemberitahuan itu langsung tertanda dari ahlul bait yaitu KH Kasyful Anwar, selaku anak dari Guru Bangil.

Haul memang tetap dilaksanakan, namun secara terbatas, hanya diperingati oleh keluarga dan santri pondok pesantren Datuk Kalampayan, Bangil.

Hal ini sebagaimana diceritakan Samhudi, warga Kauman Bangil, kepada kru Banua.co via WA, Minggu (22/11). Samhudi membenarkan bahwa kegiatan haul dilaksanakan secara terbatas.

“Iya, di Bangil memang (haul) untuk umum ditiadakan, tapi tetap di selenggarakan terbatas untuk keluarga dan murid pondok Datuk Kelampaian” ujarnya.

Kendati haul akbar di Bangil ditiadakan, beberapa majlis taklim melaksanakan acara haul Guru Bangil di tempatnya masing-masing.

“Haul Guru Bangil ramai dilaksanakan di Kalimantan di Banjarmasin, Martapura, kalimantan Tengah, Kalimantan Barat,” tutur Samhudi.

2. Haul Habib Ali bin Muhammad Al Habsyi di Solo.

Haul akbar Habib Ali bin Muhammad Al Habsyi di Solo termasuk salah satu yang tidak dilaksanakan akibat Pandemi Covid-19.

Informasi peniadaan haul yang biasanya dihadiri ratusan ribu jamaah dari berbagai penjuru di Indonesia tahun ini diumumkan via pamflet yang dipasang di akun resmi instagram @masjidriyadhsolo.

“Pengumuman, Sehubungan dengan pandemi COVID-19 maka dengan berat hati

HAUL SOLO Haul Habib Ali bin Muhammad Al-Habsyi ke 109 di Masjid Riyadh Solo yang seyogyanya diadakan tanggal 5 Desember 2020 DITIADAKAN,”.

Demikian bunyi pengumuman pada postingan akun Istagram @masjidriyadhsolo.

Screenshot 20201124 093426 1 692x1024 - Beberapa Haul Akbar yang Ditiadakan Akibat Pandemi Covid-19
Pamflet pengumuman haul di Solo ditiadakan

Hingga berita ini dimuat, postingan tersebut telah mendapat 2.601 suka dan 238 komentar.

Meski merasa sedih, seorang jama’ah asal Pedan, Klaten, Andamg Nur Rahmat memaklumi peniadaan haul akbar ini.

“Ya harap dimaklumi lah, kalau pandemi ini kita patuhi protokol kesehatan yang ada,” kata Rohmat pada kru Banua.co via WA, Minggu (22/11).

Jama’ah yang hampir tiap tahun hadir pada acara haul Habib Ali itu juga menyampaikan pesan kepada seluruh jama’ah haul.

“Jaga akidah bahwasanya corona adalah makhluk dan semua yg terjadi adalah karena izinnya, sembari berdoa agar segera diangkat virus corona dari bumi ini,” katanya.

3. Haul KH. Muhammad Zaini Abdul Ghani atau Abah Guru Sekumpul.

Haul Abah Guru Sekumpul yang selalu menjadi fenomena, karena haul ulama besar yang wafat pada 10 Agustus 2005 atau tanggal 5 Rajab dalam usia 63 tahun tersebut biasanya dihadiri jutaan jamaah.

Mempertimbangkan situasi Pandemi Covid-19, pihak keluarga dan ahli waris setelah berdiskusi dengan para petugas dan pemerintah setempat, memutuskan untuk tidak menggelar alias meniadakan haul akbar pada tahun ini.

Melalui surat pemberitahuan dan imbauan yang dikeluarkan pada Jumat tanggal 20 November 2020 kemarin, kedua putra Abah Guru Sekumpul langsung memberitahukan bahwa acara haul Abah Guru Sekumpul ditiadakan.

Berikut isi pengumuman resmi yang di keluarkan pihak Musholla Ar-Raudhah, jalan Sekumpul Komplek Ar-Raudhah, Martapura 70614:

PEMBERITAHUAN DAN HIMBAUAN

A10/AR-SKP/III/2020

Assalamualaikum Wr. Wb.

Sehubungan dengan beredarnya berita tentang Haul ayahanda yang Ke 16, kami ingin memberitahukan :

Karena adanya pandemi ini, pihak keluarga, ahli waris, sudah berdiskusi dan juga sudah mencoba bertukar pendapat dengan para petugas dan pemerintahan untuk mendapat keputusan yang terbaik untuk semua. Perwakilan dari pihak keluarga sudah hadir ke acara rapat yang diadakan pada hari Selasa, 17 November 2020 bersama pemerintah Prov Kalsel dan Pemkab Banjar serta pihak-pihak yang terkait. Dan akhirnya sepakat bahwa acara HAUL KE-16 YANG SEPERTI BIASA DITIADAKAN.

Mari kita saling berusaha menjaga sikap dan perilaku untuk tidak melakukan sesuatu yang bisa berdampak negatif untuk banyak orang.

Sekali lagi, acara Haul Guru Sekumpul yang ke 16 nanti DITIADAKAN. Oleh karena itu kami mohon maaf dan pengertian serta kerjasamanya.

Dan mengenai tentang Ziarah di Kubah : Semua masih sama seperti yang diberitahukan sebelumnya. TEMPAT ZIARAH MASIH BELUM DIBUKA SAMPAI WAKTU YANG BELUM DITENTUKAN. Dimohon untuk tidak datang dan melakukan pengumpulan massa karena Kubah masih ditutup. Dan dimohon untuk menunggu dan bersabar sampai ada info resmi selanjutnya. Demikian yang dapat kami sampaikan.

Jangan percaya kabar / berita hoax yang sering muncul. Semua info resmi ada di sini.

Terima kasih atas perhatiannya.

Wassalamualaikum Wr. Wb.

Hormat kami

H. Muhammad Amin Badali

H. Ahmad Hafi Badali

Reporter: Rohmiah.

Editor: Shakira.

Baca Juga: Ustadz Khairullah Sebut Poin Penting di Imbauan Haul Abah Guru Sekumpul ke-16.

Baca Juga: Haul ke-16 Abah Guru Sekumpul Ditiadakan, Ini Tanggapan PCNU Banjar.

Baca Juga: Menyukuri Pandemi Covid-19, Sisi Lain Takdir Tuhan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *