Wafatnya Rasulullah dan Perkataan Abu Bakar yang Menenangkan

Banua.co, MARTAPURA – Wafatnya Rasulullah SAW adalah hari paling menyedihkan yang menimpa Umat Islam. Peristiwa tersebut sempat membuat segelintir orang murtad. Beruntung, Sayidina Abu Bakar As Shiddiq RA datang dengan perkataan yang menenangkan

Rasulullah SAW dalam satu riwayat disebutkan wafat pada hari Senin 13 Robiul Awal 11 Hijriyah. Bertepatan dengan 8 Juni 633 Masehi.

Dalam kitab Nurul Yaqin, Syekh Muhammad Al Hudhori Bek menjelaskan. Ketika mendapat kabar bahwa Rasulullah wafat, Sayidina Abu Bakar  RA langsung mengunjungi rumah putrinya, Sayidatina Aisyah RA.

Sesampainya di sana, Sayidina Abu Bakar RA membuka kain yang menutupi wajah Rasulullah SAW, dia pun mencium wajah Rasulullah dan kemudian menangis.

Sayidina Abu Bakar kemudian keluar dan berkata ke khalayak ramai, “Perhatikanlah, siapa yang menyembah Muhammad, maka Muhammad telah wafat. Siapa yang menyembah Allah, maka sesungguhnya Allah Ta’ala selalu hidup dan tak akan pernah mati.”

Perkataan Sayidina Abu Bakar bukan tanpa alasan. Ia mengatakan hal itu karena sebagian kaum muslimin menjadi murtad (keluar dari Islam, red) setelah mendengar kabar Rasulullah SAW wafat.

Kaum Muslimin yang dirundung duka pun kembali sadar setelah mendengar ucapan Sayidina Abu Bakar.

Baca juga: Inilah Nama Asli Abu Bakar As Shiddiq Menurut Imam Suyuthi

 

Sayidina Abu Bakar melanjutkan pidatonya dengan membaca ayat, “Sesungguhnya kamu akan mati dan sesungguhnya mereka akan mati pula” (QS Az Zumar 30).

“Muhammad itu tidak lain hanyalah seorang rasul, sungguh telah berlalu sebelumnya beberapa orang Rasul. Apakah Jika dia wafat atau dibunuh kamu berbalik ke belakang (murtad)? Barangsiapa yang berbalik ke belakang, maka ia tidak dapat mendatangkan mudharat kepada Allah sedikitpun, dan Allah akan memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur.” (QS Ali Imran 144).

Setelah 3 hari, Sayidina Abu Bakar di baiat menjadi Khalifah. Sayidina Ali bin Abi Thalib bersama Sayidina Abbas, Usamah bin Zaid serta Syaqron RA -hamba sahayanya Rasulullah- memandikan dan mengafani jenazah Rasulullah. Kemudian, para sahabat menshalatkan dan memakamkan jenazah mulia tersebut di rumah Sayidatina Aisyah RA.

Rasulullah wafat mewariskan dua hal yang amat berharga untuk kaum muslimin, yaitu Al Qur’an yang memberi petunjuk dan sahabat mulia yang menampakkan syiar Agama Islam ke seluruh penjuru dunia.

Reporter : Muhammad Abdillah

Editor: Ibnu Syaifuddin

One thought on “Wafatnya Rasulullah dan Perkataan Abu Bakar yang Menenangkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *