Habaib Marga Al Kaff, Sejarah dan Keturunannya di Nusantara

Banua.co – Secara garis keturunan, habaib marga Al Kaff termasuk keluarga Al Jufri. Karena orang pertama yang memakai gelar Al Kaff adalah Al Habib Ahmad (wafat 911 H) bin Muhammad bin Ahmad bin Abu Bakr Al Jufri.

Habib Abu Bakr Al Jufri (wafat 860 H) sendiri adalah putra Muhammad bin Ali bin Muhammad bin Ahmad bin Muhammad atau Al Imam Al Faqih Al Muqaddam bin Ali bin Muhammad yang terkenal dengan gelar Shahib Mirbath.

Baca Juga: Mengenal Leluhur Al-‘Ayderus.

Dengan demikian, sebagai sama-sama keturunan Habib Abu Bakr bin Muhammad, habaib marga Al Kaff serumpun dengan As Shafi dan Al Bahar, dan tentu saja Al Jufri. Setiap Al Kaff, As Shafi, dan Al Bahar sudah pasti Al Jufri, namun tidak sebaliknya.

FB IMG 1607063996056 1 - Habaib Marga Al Kaff, Sejarah dan Keturunannya di Nusantara

Sementara, dari marga Al Kaff kelak ada lagi sub marga, yaitu Gathmir Al Kaff yang diturunkan oleh Habib Alwi bin Muhammad Palembang, dan Al Yusrain yang diturunkan Habib Alwi bin Ahmad. Sehingga setiap Gathmir dan Al Yusrain sudah pasti Al Kaff, namun tidak sebaliknya.

Habib Ahmad bin Muhammad lahir di kota Tarim, Hadramaut. Beliau mempunyai dua putra, yaitu Abu Bakr dan Muhammad. Dari kedua orang inilah kelak marga Al kaff berketurunan dan berkembang.

Ada beberapa versi cerita kenapa gelar AlKaff disematkan kepada Habib Ahmad bin Muhammad.

Satu versi mengatakan gelar ini didapat karena beliau memiliki kekuatan yang luar biasa. Kekuatan diatas kewajaran rata-rata manusia ini dalam bahasa Hadramaut disebut ‘Kaf’.

Ada dua cerita menguatkan hal ini. Cerita pertama adalah ketika Habib Ahmad dalam perjalanan bersama rombongan menuju Makkah untuk melaksanakan ibadah haji. Di tengah perjalanan, ketika melewati sebuah jalan diantara bukit, rombongan menemukan jalan tertutup tumpukan batu besar akibat longsoran dari atas bukit. Tidak ada yang sanggup menyingkirkan batu-batu tersebut. Namun, ternyata Habib Ahmad mampu hingga rombongan bisa meneruskan perjalanan.

Cerita kedua adalah ketika terjadi pertarungan antara Habib Ahmad menghadapi seseorang yang dikenal sangat kuat dan tidak ada yang sanggup mengalahkannya. Ternyata, Habib Ahmad sanggup mengalahkan jagoan yang memiliki kekuatan luar biasa tersebut.

Versi lainnya adalah karena beliau ketika diminta membuat inisial atas identitasnya menuliskan huruf Kaff. Ada pula yang mengatakan gelar Al Kaff disematkan karena Habib Ahmad selalu mengamalkan do’a yang mengandung banyak huruf Kaff.

Wallahu A’lam, terlepas dari mana yang benar, kita bisa menyatukan semua versi tersebut. Yaitu bahwa beliau memang mempunyai amaliah khusus do’a Kaff dan juga memiliki kekuatan luar biasa.

Keturunan habaib marga Al Kaff telah lama ada yang berhijrah ke Nusantara. Beberapa habaib yang dikenal sebagai wali dan mempunyai keramat di Nusantara berasal dari keturunan Al Kaff.

Diantaranya, Habib Ahmad bin Hamid Al Kaff, seorang ulama besar yang berdakwah di Palembang. Beliau adalah salah satu murid Habib Ali bin Muhammad Al Habsyi, penyusun maulid Al Habsyi.

Tokoh lainnya adalah Habib Abdullah bin Ahmad Al Kaff (1340 H – 1429 H), ayah dari Habib Thohir bin Abdullah Al Kaff.

Baca Juga: Habib Thohir Al Kaff Tutup Usia.

Di Banua Banjar, keturunan habaib marga Al Kaff tersebar di berbagai penjuru. Baik di daerah kuala seperti Banjarmasin, maupun di pahuluan.

Salah seorang ulama terkenal bermarga Al Kaff di Banjarmasin adalah Habib Hasan Al Kaff, ayah dari Ketua PCNU Banjarmasin, Habib Ali Khaidir Al Kaff.

Semasa hidupnya Habib Hasan Al Kaff dikenal sebagai tokoh agama di Banjarmasin dan imam yang memimpin acara keagamaan di Masjid Noor Banjarmasin selama hampir 30 tahun.

Baca Juga: Makna Jihad Menurut Habib Thohir Al Kaff.

Imam Abdurrahman Assegaf dan Sejarah Marga Assegaf.
Habib Abdullah Alaydrus dan Sejarah Marga Alaydrus

Editor: Shakira.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *