Guru Bakhiet Liburkan Majlis Ta’lim Bustanul Muhibbin

Banua.co, BARITO KUALA – Merespon surat dari Satuan Tugas Percepatan Corona Virus Disease 2019 ( Satgas Covid-19) Kabupaten Barito Kuala, Guru Bakhiet liburkan Majelis Dzikir Wa Ta’lim Bustanul Muhibbin untuk sementara waktu.

Dalam surat maklumat yang beredar di media sosial, Guru Bakhiet menyatakan kepada seluruh jama’ah Majelis Dzikir Wa Ta’lim Bustanul Muhibbin bahwa pengajian Asma’ul Husna pada hari Sabtu (malam Ahad) di Majelis Dzikir Wa Ta’lim Bustanul Muhibbin mulai hari Sabtu (5/12/2020) DILIBURKAN. Pengajian akan buka kembali pada hari Sabtu (Malam Ahad) 2 Januari 2020.

IMG 20201205 WA0007 1 - Guru Bakhiet Liburkan Majlis Ta'lim Bustanul Muhibbin

“Sehubungan dengan Melonjaknya Kasus (Covid-19 ) pada bulan November 2020 yang mana berdasarkan evaluasi satgas Covid-19 Kab. Barito Kuala pada tanggal 16 November telah terjadi lonjakan kasus dihampir semua kecamatan termasuk di wilayah kecamatan Alalak.

Selanjutnya untuk mengantisipasi lonjakan kasus dan dalam rangka menghadapi Pemilihan Gubernur Kalimantan Selatan, maka Pimpinan Majelis Dzikir Wa Ta’lim Bustanul Muhibbin untuk memberhentikan kegiatan pengajian selama bulan Desember dan dibuka kembali setelah Pilkada selesai dengan tetap menerapkan protokol kesehatan,”.

Demikian isi himbauan Satgas Covid-19 yang bernomor 400/035/Satgas/BTL/2020.

Majelis Dzikir Wa Ta’lim Bustanul Muhibbin adalah salah satu majelis ta’lim yang diasuh KH Muhammad Bakhiet.

Bustanul Muhibbin beralamat di Jalan Trans Kalimantan Handil Bakti, Kecamatan Alalak Berangas, Kabupaten Barito Kuala, Provinsi Kalimantan Selatan.

images 2020 12 05T132721.490 - Guru Bakhiet Liburkan Majlis Ta'lim Bustanul Muhibbin
Jamaah Pengajian Guru Bakhiet

Setiap pengajiannya, majlis ta’lim asuhan ulama kharismatik asal Barabai ini selalu dibanjiri ribuan jamaah.

Selain mengasuh Bustanul Muhibbin, Kiai kelahiran 1 Januari 1966 yang juga salah satu Mustasyar PWNU Kalsel ini mengasuh Majelis Ta’lim Nurul Muhibbin di kota Barabai dan Balangan, serta memimpin Pondok Pesantren Nurul Muhibbin.

Kiai alumnus Pondok Pesantren Ibnu Amin Pemangkih dan Madrasah Islam Darussalamah Bangun Jaya Martapura ini mengawali dakwahnya dengan mengasuh pondok pesantren Ar Rahman di Jalan M Ramli, Barabai Darat, Hulu Sungai Tengah.

Baca Juga: Strategi Dakwah Ulama Banua.

Kelak Pesantren Ar Rahman diganti namanya dengan Hidayaturrahman dan ketika semakin berkembang dileburkan dengan pesantren Rahmatul Ummah yang juga dibawah asuhannya menjadi Pondok Pesantren Nurul Muhibbin.

Sementara, menanggapi kabar Guru Bakhiet liburkan majelis ini, Ustadz Khairullah Zain, salah seorang alumni pesantren asuhan Guru Bakhiet mengatakan bahwa keputusan gurunya ini adalah salah satu teladan yang sepatutnya dicontoh para ulama, khususnya alumni.

“Guru kita memberikan uswah yang hasanah. Alih-alih membuat acara untuk mengumpulkan massa, malah acara rutin saja beliau liburkan. Sepatutnya kita para alumni mencontoh akhlak beliau ini”, kata Wakil Ketua PCNU Kabupaten Banjar ini.

Jaringan alumni pondok pesantren Nurul Muhibbin yang dipimpin Guru Bakhiet tersebar di seluruh pulau Kalimantan hingga pulau Sumatera.

Baca Juga: Efek Buruk Ustadz Karbitan Bagi Agama Islam.

Reporter: Syarbani Omen.

Editor: Shakira.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *