Dukung Ketegasan Polri, PWNU Jakarta Kecam Premanisme Ormas

Banua.co, JAKARTA – Dukung Ketegasan Polri, Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) DKI Jakarta kecam premanisme ormas, yang melakukan tindakan kekerasan juga intimidasi pemberitaan di media massa dan media sosial.

Kecaman tersebut dikeluarkan dalam bentuk pernyataan tertulis, merespon adanya upaya melawan hukum berupa penyerangan terhadap polisi oleh anggota ormas yang terjadi di jalan TOL Jakarta – Cikampek kilometer 50 pada Senin (7/12) sekitar pukul 00.30 WIB.

“PWNU Jakarta mengutuk semua bentuk kekerasan maupun intimidasi dalam pemberitaan di media massa dan media sosial yang dilakukan oleh organisasi masyarakat di Jakarta”, demikian isi poin pertama.

Kemudian pada poin kedua isi pernyataan mengecam seluruh aktivitas maupun gerakan premanisme yang dilakukan oleh ormas terutama yang terjadi di Jalan TOL Jakarta – Cikampek berupa penyerangan terhadap anggota POLRI sehingga menimbulkan bentrok fisik antara kedua belah pihak.

“PWNU Jakarta Mendukung sikap tegas POLRI dalam hal ini yang dilakukan oleh Kapolda Metro Jaya beserta jajarannya dalam penindakan terhadap siapapun dalam upaya penegakkan hukum di Indonesia dengan tetap berpedoman pada prinsip justice before the law”, tulis PWNU Jakarta pada poin ketiga.

Pada poin keempat dan kelima, surat berisi ajakan kepada masyarakat, semua elemen bangsa termasuk tokoh agama agar dapat menciptakan suasana kondusif dan tidak terprovokasi dan memprovokasi umat, serta mengajak kepada masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan Covid 19 sambil terus berdoa demi kebaikan bangsa khususnya keamanan dan kedamaian di Ibukota Jakarta.

Surat ini ditandatangani oleh Ketua PWNU Jakarta, Dr KH Samsul Ma’arif dan Sekretarisnya H Muallif tertanggal 7 Desember 2020.

IMG 20201207 WA0077 - Dukung Ketegasan Polri, PWNU Jakarta Kecam Premanisme Ormas
Pernyataan Sikap PWNU Jakarta

Sebelumnya, Kapolda Metro Jaya, Irjen Fadil Imran dalam konferensi pers nya mengatakan bahwa telah terjadi penyerangan terhadap anggota polri pada pukul 00.30 WIB di TOL Jakarta – Cikampek Kilometer 50

“Telah terjadi penyerangan terhadap anggota Polri yang sedang melaksanakan tugas penyelidikan terkait dengan rencana pemeriksaan MRS yang dijadwalkan berlangsung hari ini jam 10.00 WIB”, kata Fadil dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya yang ditayangkan oleh Kompas TV, Senin (7/12).

Anggota Polri yang keselamatan jiwanya terancam karena diserang oleh anggota ormas terpaksa melakukan tindakan tegas terukur, sehingga 10 orang dari penyerang meninggal dunia sebanyak 6 orang.

Baca Juga: Nasehat PWNU Jakarta: FPI Introspeksi Diri.

Reporter: Muhammad Abdillah

Editor: Shakira.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *