Hadir di Majelis Abah Guru Sekumpul, Seorang Sayyid Dibuat Tak Berkutik

Banua.co, MARTAPURA – Syekh Muhammad Zaini bin Abdul Ghani atau Abah Guru Sekumpul dikenal sebagai ulama yang memiliki ketajaman mata batin. Cerita tentang ketajaman mata batin beliau ini tersebar di mana-mana, baik lisan maupun tulisan.

Cerita ketajaman mata batin ulama karismatik tersebut di antaranya disaksikan banyak orang ketika beliau menggelar majelis dulu.

Salah satu murid Abah Guru Sekumpul, Ustadz Khairullah Zain bercerita, “Dahulu, ada seorang sayyid yang selalu menyembunyikan kesayyidannya. Alih-alih minta hormati karena nasabnya, ia malah tidak mau diketahui bernasab kepada Nabi SAW.”

Suatu ketika, sambung Guru Khairul –akrab beliau disapa- sayyid muda ini hadir di majelis pengajian Abah Guru. Abah Guru saat itu masih menggelar majelis di rumah beliau di Keraton.

Saat sayyid ini datang, jamaah yang hadir sudah banyak. Bagian dalam rumah Abah Guru sudah penuh. Sayyid ini  kemudian duduk di teras dan berbaur dengan jamaah lainnya.

Tiba-tiba, Abah Guru berdiri dan mendatanginya.

“Sayyid, sampeyan masuk ke dalam,” kata Abah Guru.

Sayyid ini kaget, namun dengan cepat ia menyadari keadaan dan berusaha mengelak.

“Saya bukan sayyid. Saya orang biasa. Nama saya Raden,” jawabnya. (Bersambung)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *