PCNU Banjar Tunda Launching NU Mart, Ini Alasannya

Banua.co, MARTAPURA – Tunda launching NU Mart, yang semula diagendakan Senin 7 Desember 2020, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Banjar ternyata punya alasan tersendiri.

Wawancara via WA, Ketua PCNU Banjar Ustadz Nuryadi Baseri menyampaikan kepada kru Banua.co, bahwa launching NU Mart ditunda karena ada beberapa saran masukan dari tokoh-tokoh sepuh NU khusus dari Rais Syuriah PCNU.

“Jadi alasan kenapa ditunda atau diundurnya launching NU Mart kita karena ada beberapa saran masukan dari pengurus kita, wa bil khusus Rais Syuriah kita Kiai Haji Muhammad Husin”, ujar Nuryadi.

Beberapa tokoh NU, khususnya Rais Syuriah PCNU Banjar menyarankan agar launching ditunda saja sebab sudah memasuki masa tenang jelang Pilkada.

“Awalnya agenda kita launching hari Senin, tanggal 7 kemaren. Sangat berdekatan dengan Pilkada besok,” ujar Nuryadi.

Pada masa tenang, tambahnya, kurang pas apabila melaksanakan kegiatan yang menghimpun banyak orang.

“Menurut para tokoh kita, sebagai organisasi besar tidak elok kalau mengadakan kegiatan, menghimpun banyak orang di tengah masa tenang menjelang Pilkada besok,” tambahnya.

Kendati demikian, launching NU Mart tetap akan dilaksanakan pada bulan pertengahan bulan Desember tahun ini.

“Insya Allah pelakanaannya pada hari Senin, tanggal 14 Desember. Karena persiapan sudah cukup matang juga, mudah-mudahan tidak ditunda lagi,” bebernya.

IMG 20201209 WA0071 1 1024x871 - PCNU Banjar Tunda Launching NU Mart, Ini Alasannya

Sementara, dihubungi terpisah, Direktur NU Mart menyebutkan bahwa tujuan didirikan NU Mart untuk kemaslahatan umat, yaitu meraih kebahagiaan dunia dan akhirat di bidang ekonomi.

“NU selalu menyeimbangkan porsi keduanya sebagaimana ada dalam doa sapu jagat yang sangat familiar dikalangan warga NU,’ ujar Abu Amar belum lama ini.

Untuk mewujudkan kemandirian ekonomi Jamiyyah Nahdlatul Ulama, NU Mart mengusung slogan “ Belanja Murah dan Berkah”.

NU Mart didirikan dengan modal yang bersumber dari partisipasi warga Nahdliyin. Berasaskan gotong royong, harapan belanja di NU Mart mendapat keberkahan.

“Permodalan itu meminjam istilah saham. Dalam hal ini, satu slot saham bernilai Rp. 1.000.000,- dengan sistem bagi hasil setelah dipotong biaya operasional. Laba NU Mart 40 persen untuk PCNU, 40 persen untuk para pemegang saham, dan 20 persen untuk pengelola,” jelas Abu Amar.

Abu Amar berharap NU Mart kelak menjadi alternatif belanja warga Nahdliyyin yang mengharapkan belanja murah plus berkah.

“Harapan kita mudah-mudahan dengan adanya NU Mart ini menjadi salah satu tempat alternatif pilihan untuk berbelanja, selain mendapatkan harga yang murah, juga mendapatkan keberkahan,” pungkasnya.

Baca Juga: NU Mart, Belanja Murah dan Berkah.

Reporter: Rohmiah.

Editor: Shakira.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *