Bicara Laba NU Mart, Dokter Dia: di Antaranya Untuk Membina Muallaf

Banua.co, MARTAPURA – Wakil Ketua PC NU Kabupaten Banjar Dr. Diauddin Badruddin mengatakan, keuntungan yang akan didapatkan NU Mart lebih banyak untuk umat. Salah satunya adalah untuk pembinaan muallaf.

“Saya mengharapkan NU Mart ini menjadi tempat belanja orang-orang NU khususnya dan Kabupaten Banjar umumnya, karena sebagian keuntungannya untuk umat,” kata Dokter Dia –akrab disapa-, Senin (14/12).

Dokter Dia menyebutkan, kentungan yang nanti didapat NU Mart ini di antaranya untuk NU, kegiatan NU, dan Banom-banomnya. Semua itu akan kembali kepada umat. Satu di antaranya untuk pembinaan muallaf.

“Khususnya muallaf di Kecamatan Paramasan,” katanya.

Baca juga: Dokter Diauddin Badruddin, Anak Ulama Besar yang Memilih Sukses dengan Cara Berbeda

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar ini kemudian menceritakan saat konsolidasi organisasi PCNU Kabupaten Banjar ke Kecamatan Paramasan. Dia mengungkapkan kondisi para pendakwah di sana.

“Teman-teman di sana terkendala bantuan dana untuk berdakwah di kecamatan itu, maka dari itu keuntungan NU Mart nantinya juga akan disisihkan demi membantu pembinaan muallaf di kecamatan tersebut,” tuturnya.

“Kami sudah lama jalan ke sana. Kami pernah mengislamkan hampir satu kampung di sana. Maka perlu sekali pembinaan seperti diajari mengaji, sembahyang. Selain medan yang sulit, bantuan dana juga kawan-kawan di sana sangat memerlukan,” bebernya

Beberapa bulan lalu dia bersama pengurus NU Kabupaten Banjar mengunjungi saudara seagama di sana. Namun tak banyak yang pihaknya bisa berikan, hanya Rp 2,5 juta saja.

“Ke depan, semoga ini (NU Mart) bisa berjalan lancar, dan keuntungannya bisa disisihkan ke sana,” harap Ketua Lazisnu Banjar ini.

Baca juga: Donasi Bina Muallaf, Langkah Peduli LazisNU Banjar

Terkait dilaunchingnya NU Mart, Dokter Dia mengaku bahagia dengan berdirinya NU Mart. Pasalnya, kata dia, usaha tersebut adalah cita-cita lama, dan baru sekarang bisa terlaksana.

“Saya berharap NU Mart ini bisa menjadi francishe yang nanti bisa ada di banyak tempat di Kabupaten Banjar khususnya dan Kalimantan pada umumnya,” pungkasnya.

Reporter: Anwar

Editor: Ibnu Syaifuddin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *