Abuya Haderawi Wafat, Ketua PCNU: Semoga Muncul Ulama Baru yang Mau Berhidmat di NU

Banua.co, MARTAPURA – KH M Haderawi dikabarkan tutup usia pada Selasa (15/12), dini hari. Ketua PCNU Kabupaten Banjar, Ustadz Nuryadi Basri mengatakan sangat berduka atas kepergian beliau. Namun, dia berharap ada tunas baru yang tumbuh menggantikan beliau, yakni ulama yang berkhidmat di Nahdlatul Ulama seperti almarhum.

Abuya Haderawi diketahui aktif di organisasi Nahdlatu Ulama (NU). Beliau mengawali perjalanan organisasi ini dari Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) hingga kepengurusan NU.

Mengingat torehan Abuya untuk masyarakat banua serta organisasi Nahdatul Ulama, Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Banjar Ustadz Nuryadi mengucapkan turut berbela sungkawa.

“Pertama kita dari kelurga besar Nahdlatu Ulama Kabupaten Banjar mengucapkan turut berbela sungkawa atas wafatnya Al Mukarram Abuya Haderawi. Abuya yang merupakan salah satu tokoh agama di Kabupaten Banjar, tentu kita sangat merasa kehilangan,” tutur alumnus Pondok Pesantren Al Falah ini.

“Seperti yang kita rasakan, Abuya merupakan tokoh yang mengawali perjalanan di organisasi, mulai tingkat paling bawah, yaitu IPNU, PMII, hingga NU. Ini mengartikan Abuya bukan tokoh dadakan, tapi memang beranjak dari bawah hingga menjadikan Abuya Haderawi berbeda dengan tokoh agama yang lain,” jelasnya.

Ustadz Nuryadi mengharapkan, semoga setelah wafatnya Abuya Haderawi bermunculan tokoh-tokoh seperti beliau.

“Kita berharap, di masa mendatang akan muncul tokoh-tokoh yang seperti Abuya Haderawi. Yang memang kiprah Abuya sudah tidak diragukan. Sebab Abuya adalah ulama yang mengawali perjalanan dari bawah, hingga keilmuan Abuya sangat mengakar,” harapnya.

“Kita juga berharap, khususnya untuk warga Nahdiliyin semoga muncul pigur seperti beliau, yang memang betul-betul berkhidmat dalam organisasi NU,” tegas Ustadz Nuryadi

Ustadz Nuriadi menutup dengan mengajak warga NU agar bersama-sama mendokan serta meminta kepada keluarga yang ditinggalkan untuk selalu berdoa yang terbaik.

“Mari sama-sama kita doakan semoga Abuya mendapat tempat yang terbaik, segala dosa diampuni, dan segala amal ibadah Abuya diterima.  Insya Allah Abuya husnul khotimah,” ajaknya.

“Untuk keluarga yang ditinggalkan, semoga sabar, tabah, serta selalu mendoakan untuk Abuya,” imbuh Ustadz Nuryadi.

Reporter: Ahmad Sanusi

Editor: Ibnu Syaifuddin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *