Kelulusan Santriwati Darussalam, Pimpinan Darussalam: Tidak Mustahil Menjadi Menteri!

Banua.co, MARTAPURA – Memotivasi para santriwati yang menyelesaikan masa pendidikan di Pondok Pesantren Darussalam, Pimpinan Darussalam, KH Hasanuddin Badruddin mengatakan tidak mustahil kelak menjadi menteri.

Motivasi disampaikan pimpinan periode ke-X ini dalam bentuk sebuah pantun saat memberi sambutan pada acara Kelulusan Santriwati Pondok Pesantren Darussalam Martapura, Kamis (17/12).

“Bungai mawar tangkainya berduri, harum mewangi sepanjang hari. Walaupun kalian hanya santri putri, tidak mustahil bisa jadi menteri”, tuturnya.

Minimal menjadi menteri keuangan, kata Guru Hasanuddin sambil goyun, keuangan suaminya. Tapi ia mengingatkan bahwa hal ini tidak mustahil, contohnya Sri Mulyani yang pernah menjadi Menteri Keuangan Republik Indonesia.

Baca Juga: Pimpinan Pesantren Darussalam Martapura: Jangan Terpengaruh Panggilan Jihad!

Saat ini, menurut KH Hasanuddin jangan mempermasalahkan laki-laki atau perempuan dalam profesi, tapi yang penting adalah mempunyai sifat Shiddiq, Amanah, Tabligh, dan Fathanah.

“Sekarang perempuan sudah berbanding dengan laki-laki, emansipasi wanita sudah setaraf dengan laki-laki. Bahkan ada yang lebih pintar dan lebih hebat dari laki-laki. Sudah ada perempuan yang menjadi walikota, yang menjadi menteri ada, jadi bupati ada. Jadi tidak mustahil kalau Allah menghendaki, sekalipun hanya seorang alumnus pesantren,” ujarnya.

KH Hasanuddin juga menasehati para santriwati Darussalam yang lulus agar jangan terlalu memikirkan bagaimana nasib kedepannya, namun fokus saja mengamalkan ilmu yang telah dipelajari di pondok pesantren.

“Dipesankan kepada santriwati Darussalam angkatan 2019/2020 yang lulus agar mengamalkan ilmunya dan jangan terlalu berpikir panjang keluar pondok pesantren mau jadi apa, rileks dan santai saja. Tunggu Allah SWT menentukan jadi apa kelak,” nasehat salah satu penasehat (Mustasyar) Pengurus Cabang NU Kabupaten Banjar ini.

Sementara, sehari sebelumnya, Rabu (16/12) Pondok Pesantren Darussalam Martapura melaksanakan Kelulusan Santri Putera.

Sedianya, menurut panitia kelulusan acara ini dilaksanakan pertengahan tahun. Namun karena kondisi Pandemi Covid-19, akhirnya terpaksa harus tertunda hingga satu semester.

“Kelulusan Santri Darussalam angkatan ke 106 ini tertunda tidak lain dampak dari Pandemi Covid-19,” ucap ketua Panitia Kelulusan Santri Darussalam (PKSD) angkatan ke-106, Rizky Prasetya kepada kru banua.co, Rabu (16/20).

Baca Juga: Sempat Tertunda, Akhirnya Santri Darussalam Gelar Tasyakuran Kelulusan.

Baca Juga: Pesantren Darussalam Martapura, Pesantren Tertua di Kalimantan.

Editor: Shakira.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *