Ini Awal Cerita Guru Haderawi HK Berguru dengan Abah Guru Sekumpul

Banua.co, BANJARMASIN – Guru Haderawi atau KH Muhammad Haderawi HK pernah menceritakan awal mula dirinya berguru dengan Syekh Muhammad Zaini bin Abdul Ghani atau yang dikenal dengan Abah Guru Sekumpul.

Abuya Haderawi –begitu almarhum Guru Haderawi akrab disapa- pada awalnya mengenal Abah Guru Sekumpul di majelis Syekh Seman Mulya di Keraton Martapura.

“Waktu itu, Guru (Abah Guru Sekumpul) yang membaca burdah, sedangkan yang mengajar adalah Guru Seman,” ujar Abuya Guru Haderawi mengenang kejadian di tahun 70-an itu.

Menurut Abuya, Abah Guru Sekumpul sudah terlihat berkarisma, meskipun belum mengajar waktu itu.

Baca juga: Mengejutkan! Istri KH Haderawi HK Susul Sang Suami ke Alam Baqa

Selang beberapa tahun kemudian, Abuya Guru Haderawi HK lama meninggalkan Kalsel untuk menuntut ilmu di Makkah Al Mukarromah. Salah satu gurunya ketika di Makkah adalah Sayyid Muhammad bin Alwi Al Maliki.

“Sambil memijat beliau. Aku senang memijat orang shaleh. Ada ijazahnya kita,” ujar Abuya.

Kurang lebih 9 tahun di sana, barulah beliau pulang ke kampung halaman pada 1992 dan mendirikan banyak majelis. Ta’lim “al-Futuhiyah” (1992), Majelis Ta’lim “Abdan Syakura” di Pasar Pandu, Majelis Ta’lim “Darul Khairat” di Muara Anjir, Majelis Ta’lim “Hidayatus Shalihin” di Kompleks Beringin, dan lain-lain.

Satu di antaranya adalah majelis Raudhatul Rahmah, yakni majelis yang berada di samping kediamannya di Jalan Ahmad Yani kilometer 9, Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar.

Nah, pada tahun 1992-an itulah Abuya Guru Haderawi HK menghadiri majelis Abah Guru Sekumpul. Beliau mendapat cerita menarik soal ulama tersebut dari seorang ulama sepuh Martapura.

(Selanjutnya, Klik Guru Haderawi Mengaji ke Sekumpul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *