IPNU Banjarbaru Deklarasikan Gerakan Milenial Anti Hoax

Banua.co, BANJARBARU – Setelah mengadakan ‘Meet and Greet’ di Kabupaten Banjar, Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PW IPNU) Kalimantan Selatan melanjutkan kegiatan ini ke Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PC IPNU) Kota Banjarbaru pada Jumat (25/12) siang.

Berbeda dengan ‘Meet and Greet’ di kabupaten lainnya, di akhir kegiatan diskusi dan sharing mengenai organisasi dan kaderisasi, Pimpinan Wilayah IPNU Kalsel beserta anggota IPNU dan IPPNU Kota Banjarbaru mendeklarasikan Gerakan Milenial Anti Hoax.

Sebelum deklarasi, Wakil Ketua Bidang Dakwah IPNU Kalimantan Selatan, Muhammad Baiturrahim memberikan tips untuk menghindari berita hoax adalah dengan saring sebelum sharing.

“Apabila mendapat berita di media sosial, saringlah dulu sebelum sharing, artinya jika mendapat sebuah informasi yang belum pasti kebenarannya cek dulu dimana sumber berita tersebut,” saran Demisioner Ketua PKPT IPNU Institut Agama Islam Darussalam ini.

Selain itu, Baiturrahim mengajak kepada anggota IPNU dan IPPNU yang berhadir dalam ‘Meet and Greet’ tersebut agar gencar membagikan berita yang berkaitan dengan Nahdlatul Ulama.

“Seorang santri itu tidak dilihat dari fashionnya, tetapi dari amal dan pemikirannya, apabila kalian menjadi bagian dari keluarga Nahdlatul Ulama janganlah meng share berita yang tidak jelas asal usulnya. Lebih baik share berita mengenai NU terutama yang berasal dari baNUa.co,” terangnya.

Bertempat di halaman Gedung Nahdlatul Ulama Kota Banjarbaru, Jalan Loktabat Selatan Kecamatan Banjarbaru Selatan, Kota Banjarbaru, deklarasi Milenial Anti Hoax menyatakan tiga poin.

“Kami generasi milenial, Ikatan Pelajar dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama Kota Banjarbaru menyatakan sikap mendukung pemerintah dalam menegakkan protokol kesehatan covid 19,” ucap mereka pada poin pertama.

Kemudian pada point kedua, seluruh anggota IPNU dan IPPNU Kota Banjarbaru menyatakan tidak akan menyebarkan berita hoax yang tidak jelas kebenarannya.

“Tidak menyebarkan berita hoax yang tidak jelas kebenarannya serta tidak terpancing oleh profokator yang ingin memecah belah bangsa.”

Poin ketiga, anggota IPNU dan IPPNU Kota Banjarbaru menyatakan menolak segala paham radikal yang berkembang di masyarakat.

“Kami menolak segala paham radikal yang bertentangan dengan ideologi pancasila.” ucap mereka dalam point terakhir deklarasi Milenial Anti Hoax.

Reporter: Muhammad Abdillah.

Editor: Shakira.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *