Tanggapi Panji Pragiwaksono, Habib Ali: Pohon Jangan Dibandingkan dengan Benalu!

Banua.co, MARTAPURA – Tanggapi video Stand Up Komedian Panji Pragiwaksono yang membandingkan NU dan Muhammadiyah dengan FPI, Habib Ali Husein Al ‘Ayderus mengatakan itu hanya omong kosong alias nonsense.

Dalam video yang viral tersebut Panji Pragiwaksono membandingkan NU dan Muhammadiyyah dengan FPI. Menurut Panji, NU dan Muhammadiyyah adalah ormas yang terlalu elitis dan susah untuk membaur di masyarakat, bahkan menutup pintu untuk membantu masyarakat.

Stand Up Komedian, Panji Pragiwaksono

Menurut Ketua Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Kabupaten Banjar ini, Panji Pragiwaksono tidak bicara sesuai fakta lapangan. Karenanya kritikannya hanyalah sebuah kritikan kosong.

“Banyak pesantren di bawah naungan NU, banyak sekolah di bawah naungan Muhammadiyah, banyak koperasi NU dan Muhammadiyah yang memudahkan UMKM membangun usaha,” ucapnya saat wawancara dengan tim banua.co via Whatsapp, Sabtu (23/01/2021).

“Jadi menurutku, Panji itu tidak melihat permasalahan secara utuh dan menyeluruh, tapi hanya melihat dari satu sisi dan satu petak keadaan,” tegasnya.

NU dan Muhammadiyah kata Habib Ali Husein termasuk pendiri bangsa. Indonesia tidak akan ada kalau tanpa keterlibatan NU dan Muhammadiyah. Jadi tidak bisa dibandingkan dengan ormas kecil yang baru lahir dan hidup beberapa tahun kemudian mati seperti FPI.

“Masak pendiri bangsa mau dibandingkan dengan ormas yang numpang hidup dalam bangsa ini. Pohon jangan dibandingkan dengan benalu yang numpang hidup di pohon tersebut. NU dan Muhammadiyyah itu sudah hampir seratus tahun membaur dan membantu masyarakat, baik dari ekonomi, pendidikan, kebudayaan dan sosial.” jelas pengasuh Majlis Ta’lim Anwarus Syumus ini.

Di sisi lain, Habib Ali Husein juga mengkritik warga Nahdliyyin yang kurang mempublikasikan aktivitas sosial NU, sehingga masyarakat banyak yang tidak melek.

“Mengapa orang orang tidak melihat dan bahkan melupakan kontribusi NU dan Muhammadiyyah terhadap masyarakat, ini menjadi PR buat kita warga Nahdliyyin,” tutupnya.

Sementara, video yang viral di Twitter sejak dua hari yang lalu, tepatnya sejak Kamis (21/01/2021) sempat menjajaki trending pertama.

Tidak sedikit warganet yang menyayangkan statement dari Panji dan mengatakan Panji tidak melihat fakta di lapangan.

“NU dan Muhammadiyyah adalah ormas yang mengakar dan hidup di keseharian masyarakat kita. Selalu ada dan tak pernah jauh dari masyarakat,” tulis Ferdinand Hutahaean, salah seorang warganet di Twitter.

Baca Juga: Syarifah Jahra Al Habsyi: NU Selaras dengan Keturunan Nabi.

Baca Juga: Habib Hasan Syahab: NU Benteng Terakhir Negeri Ini!

Baca Juga: Sayid Mahmud Al Ahdal Memilih NU dan Indonesia.

Kontributor: Auzan Mursyidan.

Editor: Shakira.

One thought on “Tanggapi Panji Pragiwaksono, Habib Ali: Pohon Jangan Dibandingkan dengan Benalu!

  • 25 Januari 2021 pada 10:33
    Permalink

    Panji hanya contoh orang yang kurang bergaul.

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *