Peringati Harlah NU ke 95 Disiarkan Live, PCNU Banjar Doakan Keselamatan Bangsa dan NKRI

Banua.co – MARTAPURA – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Banjar bersama ulama, kiai, dan habaib akan menggelar istighotsah dan tolak bala untuk keselamatan bangsa dan NKRI pada Selasa (9/2) malam.

Wakil Ketua PCNU Banjar Ustadz Khairullah Zain mengatakan, kegiatan Harlah NU ke-95 akan diselenggarakan di Gedung PCNU Kabupaten Banjar.

Kegiatan tersebut mengangkat tema “Khidmah NU: Menyebarkan Aswaja dan Meneguhkan Komitmen Kebangsaan”. Dengan harapan Allah senantiasa merahmati dan melindungi umat manusia umumnya, dan kaum muslimin khususnya dari segala bala musibah dan bencana.

“Hari kelahiran NU patut diperingati dengan memohon bantuan atau istighotsah kepada Allah, baik dengan shalat hajat ataupun membaca doa-doa istighotsah,” kata Ustadz Khairullah.

NU, kata dia, adalah organisasi para ulama yang selalu merasa ‘khasyyah’ dan takut terhadap Allah. Senantiasa berharap pertolongan Allah di satu sisi dan mengabdi untuk kepentingan agama serta bangsa di sisi lain.

“Lahirnya NU berdasarkan isyarat langit yang diterima Syekh Kholil Bangkalan. Bahkan lambang NU juga berdasarkan isyarat langit yang diterima KH Ridhwan Abdullah. Karenanya, hari kelahiran NU patut diperingati dengan memohon bantuan atau istighotsah kepada Allah, baik dengan shalat hajat ataupun membaca doa-doa istighotsah,” jelasnya.

Kebetulan juga, kata Ustadz Khairullah, di bulan kelahiran NU ini, Banua dan bahkan negara sedang dilanda musibah yang beruntun. Sehingga hendaknya, bersama-sama menunduk dan menadah kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala agar diselamatkan dari segala macam bala bencana.

“Harlah NU mengundang para ulama dan habaib, khususnya yang ada di kepengurusan PCNU Kabupaten Banjar, dan umumnya yang ada di wilayah Kabupaten Banjar,” ucap Alumni Ma’had Aly Darussalam Martapura ini.

“NU bukan hanya organisasi yang berjuang secara horizontal, yaitu sosial kemasyarakatan, tapi juga vertikal, yaitu merealisasikan sifat ubudiyyah atau penghambaan kepada Tuhan Pencipta Semesta Alam,” tambahnya.

Istighosah dan tolak bala rencananya diawali  dengan Shalat Magrib berjamaah, pembacaan Surat Yasin dan Ratib, pembacaan Sholawat Burdah, dan Dalail Senin Akhir, tawassulat dan doa, diakhiri dengan shalat isya berjamaah yang dilaksanakan secara offline dan online (virtual) melalui channel youtube @nubanjar: https://youtube.com/channel/UCAjQpA2jXefLxyWtS289igA

Bagi masyarakat yang ingin mengikuti kegiatan tersebut, semua amaliah ada dalam kitab Imdad.

Baca juga: Ternyata Ini Rahasia di Balik Kitab Imdad Abah Guru Sekumpul!

Reporter: Rohmiah

Editor: Ibnu Syaifuddin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *