Tuan Guru Rusbandi Karang Intan: Kita Wariskan NU ke Anak Cucu!

Banua.co, MARTAPURA – Tuan Guru Rusbandi Karang Intan menghimbau kepada para pengurus Nahdlatul Ulama agar mewariskan NU dan Aswaja ke anak cucu. Himbauan ini disampaikan oleh ulama sepuh di Kecamatan Karang Intan ini ketika memberikan sambutan pada Peringatan Harlah NU ke-95 di Desa Pandak Daun, Kecamatan Karang Intan, Jum’at (12/02/2021).

“Mari kita wariskan NU dan Aswaja hingga anak cucu kita. Karena dengan Aswajalah NKRI bisa terjaga,”ujar Tuan Guru yang pernah menjabat Rais Syuriah MWC NU Karang Intan ini.

Tuan Guru Rusbandi juga mengaku sangat bersyukur dengan dilaksanakannya Peringatan Harlah NU ke-95 oleh MWC NU Karang Intan. Dia berharap kedepannya pertemuan-pertemuan para pengurus NU lebih di sering lagi dilaksanakan.

“Saya sangat bersyukur dengan adanya pertemuan ini. Namun saya mohon maaf tidak bisa ikut acara hingga selesai, karena kebetulan hari ini jadwal rutin pengajian, “ ujar Kiai yang dipercaya sebagai guru privat Putra Abah Guru Sekumpul ini.

Kendati hanya datang sebentar untuk memberikan sambutan, kehadiran Tuan Guru Rusbandi sebagai ulama sepuh Karang Intan membuat Ketua MWC Karang Intan, Ustadz Mulkan sangat berterimakasih dan bersyukur.

“Tuan Guru kita, meski sangat sibuk tetap berusaha menyempatkan waktu untuk menghadiri acara NU. Ini patut untuk kita teladani, “ujar wakil rakyat di DPRD Kabupaten Banjar ini.

Sementara, Ustadz Khairullah Zain yang mewakili Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Banjar dalam sambutannya menyampaikan tentang pentingnya berjam’iyyah.

“Memang secara kegiatan keagamaan, keaswajaan kita sudah diperjuangkan oleh masing-masing ulama kita. Namun kita tidak bisa mempengaruhi kebijakan pemerintah bila tidak dengan berjam’iyyah. Karena sangat penting adanya jam’iyyah NU ini untuk keberlangsungan Aswaja,” ujarnya.

Wakil Ketua Tanfidziah PCNU Kabupaten Banjar ini tidak lupa memberikan apresiasi dan pujian terhadap keaktifan gerakan para pengurus dan warga NU di Kecamatan Karang Intan.

“Kalau MWC lain mau melakukan studi banding, saya akan sarankan ke MWC Karang Intan. Biar bisa melihat dan mempelajari bagaimana para pengurus NU di sini sejak dahulu berjuang menghidupkan kegiatan-kegiatan keNUan,” tuturnya.

Acara Peringatan Harlah NU ke-95 di Desa Pandak Daun, Kecamatan Karang Intan ini diisi dengan Istighotsah, sambutan Kiai Sepuh Tuan Guru Rusbandi, sambutan dari pengurus NU dan taushiah oleh Rais Syuriah MWC NU Karang Intan, Tuan Guru Nur ‘Aini.

Editor: Shakira.

Baca Juga: Peringatan Harlah NU ke-95, Ulama dan Habaib Do’akan Keselamatan Bangsa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *