PCNU Palangkaraya Ziarah ke Makam Syekh Abu Hamid Sampit

Banua.co,PALANGKARAYA – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Palangkaraya bersama rombongan Majelis Ta’lim Ratib Athos Palangka Raya asuhan KH. Muhammad Rijani berziarah ke makam Syekh Abu Hamid yang terletak di Pantai Ujung Pandaran, Kecamatan Teluk Sampit,Kabupaten Kotawaringin Timur, Provinsi Kalimantan Tengah pada Sabtu (20/2/2021).

Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Palangka Raya, Ustadz Syahrun mengatakan ini adalah agenda Majelis Ta’lim Ratib Athos Palangkaraya dan PCNU Kota Palangkaraya ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini.

“Sebenarnya ini adalah agenda rutin Majelis Ta’lim Ratib Athos Palangka Raya yang di pimpin oleh guru kita KH Muhammad Rijani dan PCNU Kota Palangka Raya ikut bersama rombongan dengan beberapa pengurus mesjid yang ada di Palangkaraya”ucapnya.

Ustadz Syahrun menjelaskan bahwa ziarah ini adalah salah satu tradisi warga nahdiyin.Selain itu ziarah juga menjadi syiar dakwah islam khususnya bagi warga nahdiyin.

“Tradisi ziarah ini akan kita tetap jaga, apalagi berziarah ke makam orang sholeh itu sudah dilakukan oleh para kyai NU dari zaman dulu. Karena ziarah makam wali merupakan tradisi turun-temurun yang sudah berakar kuat di kalangan umat Islam di Palangkaraya khususnya di kalangan nahdliyin sebagai representasi dari masyarakat nusantara yang masih berpegang teguh pada tradisi sebagai bentuk penghormatan kepada nenek moyang khususnya para wali atau penyebar agama Islam di tanah nusantara. Dan juga tradisi ziarah makam wali memiliki peran dan posisi strategis untuk dijadikan sebagai media dakwah yang cukup efektif khususnya di kalangan nahdliyin sebagai mayoritas masyarakat di Palangkaraya,” jelasnya

Ustadz Syahrun berharap semoga nantinya tradisi ziarah ini akan dijadikan agenda tahunan yang nantinya akan kita rutinkan setiap tahunnya.

“Kami berharap ziarah ini bisa dilaksanakan bersama badan otonom (banom) NU yang lainnya, dan nantinya bisa menjadi program kerja PCNU Palangkaraya. Semoga kita semua bisa Istiqomah dalam menjalankannya.” pungkasnya.

Diketahui, Syaikh Abu Hamid bin Muhammad As’ad merupakan salah satu buyut dari Datu Kalampayan (Syaikh Muhammad Arsyad Al Banjari, red) yang dikirim untuk mendakwahkan ajaran islam di Pontianak.

Diantara saudara nya yang juga dikirim ke beberapa daerah adalah Syaikh Muhammad Arsyad Pagatan, Syaikh Ahmad Balimau Kandangan, Syaikh Sa’duddin Taniran Kandangan, dan Syaikh Abu Tholhah (Tenggarong).

Reporter : Anastas Khumaini

Editor : Muhammad Abdillah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *