Ketua DPR Inginkan Masjid Istiqlal Terbuka Bagi Non Muslim, Ini Jawaban Imam Besar

Banua.co, JAKARTA – Ketua DPR RI, Puan Maharani inginkan Masjid Istiqlal terbuka bagi non muslim. Keinginannya ini disampaikan saat memberi sambutan acara Gerakan Nasional Mengisi Masjid dengan 1 Juta Sajadah di Jakarta pada Kamis (11/3).

“Tidak hanya umat Muslim saja yang boleh datang ke Istiqlal. Semua umat beragama harus boleh datang ke Istiqlal untuk melihat bahwa Indonesia punya masjid Indah dan terisi dengan kajian Islam yang moderat,” ujar politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) itu, sebagaimana dilansir banua.co dari CNNIndonesia.com.

Puan berharap, dengan Masjid Istiqlal terbuka untuk non muslim, menunjukkan bahwa umat Muslim Indonesia adalah muslim yang toleran.

“Datang ke Indonesia, datang ke Jakarta, semuanya harus datang juga ke Masjid Istiqlal. Kita tunjukkan umat Muslim Indonesia adalah muslim yang toleran dengan seluruh umat beragama,” ujar puteri mantan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) itu.

Menanggapi keinginan Ketua DPR RI agar Istiqlal terbuka bagi non muslim, Imam Besar Masjid Istiqlal KH Nasaruddin Umar menyatakan bahwa sejak 2016 Masjid Istiqlal sudah terbuka untuk siapa saja, termasuk non muslim.

“Istiqlal sudah menjadi tempat wisata mancanegara sekaligus ruang studi untuk turis dalam mempelajari sejarah dan arsitektur masjid,” ujar Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah tersebut.

KH Nasaruddin Umar - Ketua DPR Inginkan Masjid Istiqlal Terbuka Bagi Non Muslim, Ini Jawaban Imam Besar
Imam Besar Masjid Istiqlal, KH Nasaruddin Umar

Menurut Rektor Institut Perguruan Tinggi Ilmu Al Quran ini, sebelum Pandemi Covid-19 setidaknya ada 300 turis datang ke Isstiqlal dalam sehari.

“Sebenarnya itu sudah terlaksana semenjak saya menjadi imam besar, 2016. Sebelum pandemi, itu ada 300 turis datang dalam sehari. Kami mencontoh Masjid Nabawi di Madinah, kan seperti itu juga,” kata Nasaruddin saat dihubungi CNNIndonesia.com, Jumat (12/3).

Sementara, Masjid Istiqlal adalah masjid nasional Negara Republik Indonesia. Istiqlal termasuk salah satu daro 10 masjid terbesar kapasitasnya di dunia, karena dapat menampung lebih dari 200 ribu jamaah.

Masjid Istiqlal dibangun pada era Presiden Soekarno. Peletakan batu pertama oleh presiden pertama Republik Indonesia ini dilakukan pada 24 Agustus 1961. Masjid yang memiliki gaya arsitektur modern dengan dinding dan lantai berlapis marmer ini didesain oleh arsitek beragama Nasrani, Frederich Silaban.

Editor: Shakira.

Baca Juga: Ternyata Perancang Masjid Istiqlal Seorang Putra Pendeta, Siapa Dia?

Baca Juga: Wanita Haidh Mengungsi dalam Masjid, Ini Pendapat Sekretaris LBM NU Kabupaten Banjar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *