Setan Menyerupai Wali Allah, Mungkinkah?

Mungkinkah setan menyerupai seorang wali Allah, sementara setan tidak bisa menyerupai Rasulullah shallallahu’alaih wa sallam. Padahal seorang wali tidak akan bisa sempurna kewaliannya kecuali sempurna dalam mutaba’ah (mengikuti) terhadap Rasulullah.

Oleh: Khairullah Zain

Mimpi bertemu wali Allah, mungkin satu anugerah bagi sebagian orang, khususnya mereka yang mencintai dan memang mendambakan untuk bisa bermimpi bertemu dengan seorang wali Allah yang ia idolakan.

Namun, apakah seorang wali Allah yang dilihat dalam mimpi itu benar-benar asli, ataukah setan yang sedang menyerupai wali Allah tersebut?

Sebelumnya menjawab pertanyaan diatas, pertanyaan mendasar yang harus terjawab adalah: Mungkinkah setan menyerupai wali Allah?

Memang, kita tidak menemukan adanya dalil dari hadits yang mengatakan bahwa setan tidak bisa atau tidak mampu menyerupai wali Allah . Sehingga bisa saja kita meragukan yang hadir dalam mimpi adalah benar-benar wali Allah. Jangan-jangan dia adalah setan yang menyerupai dan mengaku sebagai wali Allah.

Rasulullah shallallahu ‘alaih wa aalih wa sallam hanya mengatakan bahwa dirinya yang tidak bisa diserupai setan. Dalam sebuah hadits shahih yang diriwayatkan Imam Al Bukhari dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anh, Rasulullah shallallahu ‘alaih wa aalih wa sallam bersabda:

مَنْ رَآنِي فِي الْمَنَامِ فَسَيَرَانِي فِي الْيَقَظَةِ وَلاَ يَتَمَثَّلُ الشَّيْطَانُ بِي.

“Barang siapa yang melihatku dalam tidur, maka ia ( pasti akan) melihatku ketika terjaga, Dan setan tidak bisa menyerupaiku.”

Akan tetapi, para ulama menyebutkan bahwa seorang wali yang sempurna kewaliannya juga tidak bisa diserupai oleh setan. Karena seorang wali tidak akan bisa sempurna kewaliannya kecuali sempurna dalam mutaba’ah (mengikuti) terhadap Nabi shallallalahu ‘alaih wa aalih wa sallam.

Dalam kitab Tanwirul Qulub, Syekh Muhammad Amin al Kurdi menyebutkan:

(فإن قلت) قد يجوز أن الشيطان يتمثل بصورة الوالي ( قلت ) لا فقد ذكر العلامة السفيري الحلبي من الشافعية في شرح البخاري عند قوله ثم حبب إليه الخلاء أن الشيطان كما لا يقدر أن يتمثل بصورة النبي صلى الله عليه وسلم لا يقدر أن يتمثل بصورة الوالي الكامل أيضا. اهـ 

“Maka jika anda katakan, ‘apakah kadang setan bisa menyerupai seorang wali?’ Maka aku jawab, ‘Tidak bisa. Sungguh al ‘Allamah as Sufairi al Halabi, seorang ulama dari kalangan Syafi’iyah dalam Syarh Al Bukhari ketika menjelaskan kalimat –Kemudian Nabi dicintakan Tuhan kepada kesendirian-  mengatakan bahwa sebagaimana setan tidak mampu menyerupai rupa Nabi shallallahu ‘alaih wa aalih wa sallam, ia juga tidak mampu menyerupai dengan rupa seorang wali”

Berdasarkan penjelasan diatas, maka apabila seseorang mimpi bertemu dengan salah seorang wali Allah, maka itu adalah benar, sebab setan tidak bisa menyerupai wali Allah.

Namun dalam hal ini ada yang perlu digarisbawahi, yaitu sosok yang dalam mimpi itu benar-benar serupa dengan wajah wali yang dilihatnya di alam nyata. Bukan dengan wajah lain yang mengaku-aku seorang wali tertentu. Hal ini hanya bisa dikenali oleh orang yang pernah bertemu dan benar-benar mengenali wajah asli wali tersebut. Karena setan hanya tidak mampu menyerupai wajah asli si wali, bukan tidak mampu mengaku wali. Sehingga, sangat mungkin setan hadir dalam mimpi seseorang dan mengaku-aku sebagai seorang wali. Tentunya dengan wajah yang berbeda dari wajah asli wali tersebut.

Wallahu Subhanahu wa Ta’ala A’lam

Editor: Shakira.

 

Baca Juga: Kisah Wali Allah yang Berjalan di Atas Air.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *