Inilah Susunan Surah Shalat Tarawih Abah Guru Sekumpul

Banua.co, MARTAPURA – Shalat Tarawih yang dilakukan Abah Guru Sekumpul ketika menjadi imam bersifat pertengahan, demikan menurut penuturan salah seorang santri beliau, Guru H Hidayatullah.

“Susunan surah shalat Tarawih ala Abah Guru Sekumpul bila diperhatikan durasinya bersifat pertengahan, sehingga shalat Tarawih tidak selama seperti di Masjidl Haram, juga tidak secepat seperti umumnya yang mentradisi di Banua Banjar,” ungkapnya.

Sebagaimana diketahui, shalat Tarawih adalah salah satu shalat sunnah yang diamalkan kaum muslimin. Shalat ini dikerjakan secara berjamaah setiap malam pada bulan Ramadhan.

Tidak ada ketentuan wajib surah apa yang dibaca dalam pelaksanaan shalat Tarawih. Di Masjid Al Haram Makkah Al Mukarramah, biasanya imam membaca setiap juz Al Qur’an yang dibagi dalam dua puluh rakaat setiap malamnya.

Di Indonesia, khususnya di Banua Banjar, umumnya kaum muslimin dalam melaksanakan shalat Tarawih membaca surah-surah pendek sesudah Al Fatihah.

Surah-surah pendek tersebut dimulai dari surah At Takatsur hingga Al Lahab, ini dibaca pada tiap rakaat pertama dan mengulang-ulang surah Al Ikhlas di setiap rakaat kedua. Adapun surah selanjutnya, yaitu Al Ikhlas, Al Falaq, dan An Naas dibaca pada saat sholat Witr.

Menurut Syekh Ibrahim Al Baijuri dalam hasyiyah atas Fath Al Qarib, membaca satu juz setiap malam lebih utama ketimbang mengulang-ulang surah-surah tertentu. Namun tentu saja durasi shalatnya lebih panjang.

Namun, menurut penuturan Guru H Hidayatullah yang sejak tahun 90an bermukim di Sekumpul, ketika menjadi imam shalat tarawih Abah Guru Sekumpul tidak membaca satu juz, namun juga tidak mengulang-ulang surah pendek.

Shalat Tarawih ala Abah Guru Sekumpul
Guru Haji Hidayatullah, salah seorang santri Abah Guru Sekumpul

“Ketika menjadi imam dalam shalat Tarawih Abah Guru Sekumpul membaca surah Al Lail setelah Al Fatihah pada rakaat pertama, kemudian surah selanjutnya pada rakaat berikutnya,” ujar Sekretaris Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Kabupaten Banjar ini.

“Surah Al Lail adalah surah urutan ke-92 dalam mushaf Al Qur’an, sehingga apabila seseorang membaca surah secara berurutan dalam setiap rakaat, maka pada rakaat ke-20 akan sampai pada surah Al Masad atau Al Lahab,” lanjut Alumnus Pondok Pesantren Darussalam ini.

“Susunan surah yang diamalkan Abah Guru Sekumpul dalam shalat Tarawih ini tawassuth, sehingga shalat Tarawih tidak terlalu lama juga tidak terlalu cepat. Biasanya dulu itu kisaran satu jam selesai shalat Tarawih di Sekumpul. Sangat cocok dengan masyarakat kita” kenang pimpinan Majlis Raudhatul Murtaja ini.

Editor: Shakira.

Baca Juga: Qadha Shalat Shubuh Ikut Imam Tarawih, Why Not?


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *