Tadarus Al Qur’an Cagub Kalsel, Ini Tanggapan Warga Banua

Banua.co, MARTAPURA – Adanya rencana tadarus Al Qur’an yang mengundang calon gubernur Kalimantan Selatan (Cagub Kalsel) di Masjid Agung Al Karomah Martapura mendapat tanggapan positif warga banua Banjar.

Haji Hidayatullah (46 tahun), seorang warga Sekumpul berpendapat bahwa rencana ini sangat positif bagi warga banua yang mayoritas muslim.

“Kita bisa lebih mengenal calon gubernur kita. Apalagi ini kan acaranya tadarus, tradisi warga banua kita yang beragama Islam di setiap bulan Ramadan,” ujarnya.

Menurut alumni salah satu pesantren di Kalimantan Selatan ini, dengan ikut tadarus calon gubernur akan lebih terlihat menyatu dengan masyarakat.
“Warga kita ini kan heterogen, ada yang suka dangdutan, ada yang gemar baca Al Qur’an, dan lainnya. Kita perlu pemimpin yang bisa merasuk dengan mereka semua,” tuturnya.

Menanggapi adanya statemen seorang tokoh yang mengatakan tidak baik bila Al Qur’an dilombakan untuk kepentingan politik, Haji Dayat mengatakan bahwa tadarus beda dengan lomba.

“Tadarus itu artinya kita mendaras, kalau lomba itu bahasa Arabnya musabaqah. Kalau ada yang bilang tadarus sama dengan musabaqah, mungkin dia belum tahu perbedaan dua istilah ini,” terangnya.

Senada dengan Haji Hidayatullah, seorang ustadz salah satu pesantren di Banjarbaru, Ustadz Muhammad Sophian (25 tahun) mengatakan tadarus tidak bisa disamakan dengan lomba.

“Dalam ilmu nahwu, kata tadarus termasuk dalam wazan tafaul, yang artinya aktivitas ini dilakukan seminimalnya oleh dua orang atau lebih. Secara istilah, tadarus Al Qur’an memiliki arti kegiatan membaca ataupun memahami Al Qur’an secara berulang, secara bersama-sama. Ini tidak sama dengan lomba yang saling beradu atau mencari siapa yang paling hebat. Kalau lomba bahasa Arabnya musabaqah wazan mufa’alah,” jelasnya.

Seorang warga lainnya, Muhammad Syarofi menyarankan agar acara tadarus ini tidak perlu mengundang banyak orang, namun disiarkan secara live.

“Kalau bisa panitia menyiarkan secara live, agar kita semua bisa menyaksikannya,” ujar aktivis pemuda Kabupaten Banjar ini.

Sementara, rencana kegiatan tadarus Al Qur’an dengan mengundang calon gubernur Kalimantan Selatan ini digagas oleh Forum Habaib Kabupaten Banjar.

Menurut Sekretaris Forum Habaib Kabupaten Banjar, Habib Ali Al Ahdal, kegiatan tadarusan Al Qur’an tersebut juga dalam rangka mengenalkan kedua calon pasangan gubernur kepada masyarakat Kabupaten Banjar yang masuk wilayah PSU maupun di luar wilayah PSU agar mengetahui serta bisa bertatap muka langsung dengan calon Gubernur yang akan mereka pilih.

“Selain dari itu tentunya ini juga hal yang positif baik bagi masyarakat maupun kepada calon gubernur yang bisa tadarusan membaca Al Qur’an bersama,” ucapnya.

Editor: Shakira.

Baca Juga: Tadarus Al Qur’an, Tradisi Muslim Banua Banjar.

Baca Juga: Jumlah Ayat Al Qur’an, Benarkah 6666 Ayat?


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *