NU Banjar Doakan Palestina di Haul ke 215 Datu Kelampayan

Banua.co, BANJARMASIN – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Banjar mendoakan warga Palestina di momentum peringatan Haul Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari atau Datu Kelampayan, Rabu (19/5) malam.

Peringatan haul yang mengambil tempat di gedung PCNU Kabupaten Banjar itu diawali dengan shalat isya berjamaah. Bertindak sebagai imam shalat Isya berjamaah adalah Ustadz Muhammad HR, Bendahara PCNU Kabupaten Banjar. Acara kemudian berlanjut dengan shalat hajat berjamaah. Kali ini Wakil Syuriah, Ustadz Muhammad Rafiq yang menjadi imam.

Kegiatan berlanjut dengan pembacaan Hizb Bahar, tahlil, dan doa. Di antara doa yang dipanjatkan adalah untuk keselamatan seluruh umat Islam. Khususnya, warga Palestina yang kini dilanda bencana konflik bersenjata dengan Israel.

Selain menggelar doa dan shalat hajat, Nahdlatul Ulama umumnya juga menyalurkan donasi ke Palestina melalui nucare.id/program/pedulipalestina.

Selain isu internasional, NU Banjar juga menyoroti isu daerah di Kalimantan Selatan, khususnya Kabupaten Banjar yang sedang berada di masa tunggu Pemungutan Suara Ulang (PSU) di sejumlah kecamatannya.

Ketua PCNU Kabupaten Ustadz Nuryadi Baseri, segenap pihak terutama warga Nahdliyin untuk menjaga diri di masa-masa menjelang PSU, mengingat suhu politik sedang memanas.

“Kami mengingatkan untuk menahan diri agar tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan,” ujarnya di sela peringatan haul tersebut.

Nuryadi juga mengimbau warga Nahdliyin agar tidak golput dalam Pemungutan Suara Ulang Gubernur mendatang.

“Mari gunakan hak pilih kita untuk memilih pemimpin yang terbaik, karena suara kita menentukan siapa pemimpin kita ke depan. Mari sama-sama menjaga kondisi sebelum hingga sesudah PSU nantinya tetap kondusif,” tutup Ustadz Nuryadi.

Editor: Ibnu Syaifuddin.

Baca Juga: Inilah Jihad Manhaj Datuk Kalampayan.

Baca Juga: Hukum Pidana Islam dalam Sejarah Islam Banjar.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *