Jelang PSU Pilgub Kalsel, PCNU Banjar Ingatkan Ini!

Banua.co, MARTAPURA – Jelang Pemungutan Suara Ulang Pemilihan Gubernur Kalimantan Selatan (PSU Pilgub Kalsel) yang akan berlangsung pada 9 Juni nanti, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Banjar (PCNU Banjar) ingatkan agar menjaga suasana tetap kondusif.

PCNU Kabupaten Banjar berharap agar tim pemenangan pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur jangan membuat statement ataupun hal lainnya yang memicu keresahan masyarakat.

“Mari kita jaga suasana kondusif hari ini. Jangan membuat statement dan hal lainnya yang membuat masyarakat resah,” ujar Ustadz Nuryadi Baseri, Ketua PCNU Kabupaten Banjar didampingi pengurus Tanfidziah lainnya kepada Banua.co, Kamis (27/05/2021).

Sementara, semakin mendekati hari H PSU Pilgub Kalsel 2021, nama Nahdlatul Ulama kerap dimunculkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab di media sosial dengan tendensi dukungan ataupun serangan kepada pasangan tertentu yang sedang berkompetisi.

Terkait dengan isu yang membawa nama Nahdlatul Ulama tersebut, alumnus Pondok Pesantren Al Falah ini mengatakan bahwa pengurus Nahdlatul Ulama Kabupaten Banjar tidak tahu menahu dan tidak pernah membentuk tim satgas untuk mendukung pasangan tertentu.

“Kami tidak bertanggung jawab bila ada oknum-oknum yang mengatasnamakan Nahdlatul Ulama untuk kepentingan tertentu, apalagi menyerang pasangan tertentu” tegasnya yang diamini Sekretaris Umum Ustadz Muhammad Zaini Makky dan Bendahara Umum Ustadz Muhammad HR.

Ustadz Nuryadi juga mengingatkan agar jangan mengambil alih wewenang Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dalam menyikapi segala isu menjelang PSU Pilgub Kalsel.

“Jangan mengambil alih wewenang Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dalam menghadapi Pemungut Suara Ulang (PSU). Mari kita percayakan kepada mereka yang telah mendapat amanah untuk melaksanakan tugas pengawasan tersebut,” ajaknya.

Sarjana Agama Islam alumnus Institut Agama Islam Darussalam Martapura ini mengharapkan masyarakat tidak mudah terprovokasi isu curang, politik uang, dan semacamnya yang dihembuskan mereka yang sedang berkompetisi tanpa bukti valid yang bisa dipertanggungjawabkan di hadapan hukum.

“Jangan mudah terprovokasi saling tuduh menuduh, tuding menuding. Mari kita jaga suasana damai dan kondusif. Ingat ajaran para guru dan ulama kita untuk tidak mudah berburuk sangka dan saling berprasangka. Mari kita bersama-sama menyukukseskan PSU Pilgub Kalsel ini dengan turut hadir dan menentukan pilihan di hari yang telah ditentukan,” tutupnya.

Editor: Shakira.

Baca Juga: Pilkada Selesai, Ketua PCNU Banjar Sampaikan Ini.

Baca Juga: Ini Perbedaan Antara Risywah (Suap) dengan Hadiah Menurut Imam Al Ghazali.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *