Perkuat Jalinan Ukhuwah, NU Western Australia Gelar Halal bi Halal 2021

Banua.co, PERTH – Perkuat jalinan ukhuwah wathaniyah dan Islamiyah, Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama Australia – New Zealand (PCINU ANZ), mengadakan Silaturahmi Halal bi Halal 2021. Acara yang ber;angsung pada 6 Juni 2021 (25 Syawal 1442 H), berlokasi di Bently Community Centre, Nahdlatul Ulama (NU) wilayah Western Australia,

Sekira 200-300 Muslim asal Indonesia, khususnya Jemaah Nahdliyyin, maupun beberapa perwakilan berbagai organisasi kemasyarakatan dan paguyuban Indonesia turut hadir mewakili beragam komunitas masing-masing, sebagai bagian dari keluarga besar Indonesia di Australia Barat. Hujan gerimis tidak menghalangi mereka untuk hadir pada sore hari itu. Demikian disampaikan korespondensi kami dengan Ridwan al-Makassary, pengurus NU Western Australia, melalui Watshapp.

Momentum Halal Bi Halal ini merupakan kesempatan yang berharga dimana Muslim Indonesia di Perth dapat berkumpul memperkuat ikatan kekeluargaan. Konsul Jenderal RI Perth, Ibu Dewi Gustina Tobing, dalam sambutannya membuka acara tersebut menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada NU Australia Barat atas terselenggaranya kegiatan.

“Saya mengapresiasi kegiatan hari ini yang memiliki nuansa religius, inklusif, dan penuh hikmah. Kuatnya tali silaturahmi di antara sesama kita merupakan strong building blocks bagi persatuan kesatuan nasional”.

Kegiatan Halal bi Halal ini dapat terselenggara dibawah kepemimpinan Bapak Dody Adibrata, Ketua Tanfidziah NU Western Australia. Hadir dalam acara tersebut Ketua Tanfidziyah Nahdlatul Ulama Cabang Istimewa NU Australia-New Zealand, (PCINU ANZ) Syekh Yusdi Maksum, secara daring dari Sydney, New South Wales, serta para Mustasyar PCINU ANZ di Australia Barat.

Dalam sambutannya, Syekh Yusdi mengapresiasi kegiatan NU Western Australia. Sejauh ini menurutnya kegiatan-kegiatan NU Western Australia selalu menjadi barometer kegiatan NU di Australia dan semoga bisa diikuti olen kota-kota lain di Australia. Beliau menekankan agar Muslim Indonesia dapat menampilkan diri sebagai Muslim yang baik di Perth.

Selain sholat berjemaah Ashar dan maghrib, nasehat halal bi halal, acara dimeriahkan pula dengan tarian dan nasyid/hadrah. Nasehat Halal bi halal disampaikan oleh KH Mumu Omo Mubarak (Mustasyar PCI NU ANZ) yang membawakan topik mengenai “saring and sharing”.

Dalam tausiyahnya, Pak Kiay Mumu menekankan pentingnya kepedulian dan berbagai dalam kehidupan sehari-hari. Acara tarian dibawakan oleh ananda putri-putri Fatayat NU Ranting WA dan Madrasah Darul Ma’arif NU WA yang menampillkan  penampilan seni modern kreatif berupa fusion kebudayaan Aceh dan Sumatera Barat, yakni Tari Saman dan Tari Indang.

Menutup puncak acara, perseta Halal- bi halal larut dalam haru yang syahdu mengiringi Lantunan Sholawat Thola’al Badru, Sholawat Sa’duna Fiddunyaa, dan Sholawat Badr, yang dialunkan oleh Qoshidah Hadhrah NU Western Australia. Doa penutup dipimpin oleh KH Abdul Djalil Ahmad (Mustasyar PCI NU ANZ). Setelah itu acara santap sore dengan berbagai makanan khas Indonesia dan ditutup dengan ramah tamah.

Sementara, NU Western Australia juga mengadakan kajian Islam secara online yang diasuh oleh Ustadz Khairullah Zain, Wakil Ketua PCNU Kabupaten Banjar, Kalsel. Kajian setiap Minggu malam ini membahas seputar ilmu fardhu ‘ain yang menjadi kebutuhan setiap muslim, baik dalam beribadah maupun dalam berinteraksi sosial.

Editor: Shakira

Baca Juga: Strategi Nahdliyyin Australia Hadapi Islamophobia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *