PSU Pilgub Kalsel, Ini Instruksi PC GP Ansor Banjar Kepada Kadernya

Banua.co, MARTAPURA – Jelang Pemungutan Suara Ulang Pemilihan Gubernur Kalimantan Selatan (PSU Pilgub Kalsel) Pengurus Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Banjar (PC GP Ansor Banjar) menerbitkan surat instruksi yang ditujukan kepada kader Ansor Banser di wilayah Kabupaten Banjar.

Surat Instruksi yang dikeluarkan PC GP Ansor Kabupaten Banjar pada Senin (07/06/2021) memerintahkan agar seluruh kader Ansor Banser, khususnya yang mengalami PSU Pilgub Kalsel agar turut mensukseskan serta menjaga keamanan, ketertiban dan kedamaian dalam melaksanakan pemungutan suara ulang.

Berikut bunyi instruksi resmi PC GP Ansor Kabupaten Banjar yang ditandatangani Ketua Muhammad S Rifqi dan Sekretaris Hairullah:

“Dalam rangka Pemungutan Suara Ulang yang dilaksanakan di beberapa titik di Kabupaten Banjar, yaitu di Martapura, Astambul, Mataraman, Sambung Makmur, dan Aluh-Aluh, maka dengan ini PC GP Ansor Kabupaten Banjar menginstruksikan kepada seluruh kader Ansor Banser yang berada di Kabupaten Banjar, khususnya yang mengalami PSU, agar bersama-sama mensukseskan serta menjaga keamanan, ketertiban, dan kedamaian dalam melaksanakan PSU”

Screenshot 20210608 123442 1 898x1024 - PSU Pilgub Kalsel, Ini Instruksi PC GP Ansor Banjar Kepada Kadernya
Surat Instruksi PC GP Ansor Kabupaten Banjar

Jadwal PSU Pilgub Kalsel yang sudah ditetapkan adalah pada 9 Juni 2021. PSU digelar di tiga wilayah Kabupaten/Kota, yaitu Kota Banjarmasin, Kabupaten Banjar dan Kabupaten Tapin.

Khusus di wilayah Kabupaten Banjar, pemungutan suara ulang akan diselenggarakan hanya di 5 kecamatan, yaitu Martapura, Astambul, Aluh Aluh, Sambung Makmur dan Mataraman.

Ketua KPU Kalsel Sarmudji memastikan jika terdapat 827 TPS yang akan menggelar PSU.

Terbanyak di Kabupaten Banjar dengan 502 TPS, selanjutnya Kota Banjarmasin 301 TPS dan Kabupaten Tapin 24 TPS.

Sementara, jelang hari H pada 9 Juni 2021, suhu politik di wilayah yang akan melaksanakan PSU Pilgub Kalsel tak urung memanas. Beragam strategi politik dimainkan masing-masing timses untuk memenangkan pasangannya.

Sebagaimana viral dikabarkan di media massa, nama Nahdlatul Ulama turut dicatut secara ilegal oleh sekelompok orang. Dari beredarnya spanduk hingga adanya orang yang mengaku Satgas Pencegahan Money Politik Nahdlatul Ulama belakangan diketahui hanya mencatut nama NU tanpa ada penanggung jawab resmi dari pengurus NU di wilayah mana.

Editor: Shakira

Baca Juga: Satgas Pencegahan Money Politik Nahdlatul Ulama, Ilegal?

Baca Juga: Jelang PSU Pilgub Kalsel, PCNU Banjar Ingatkan Ini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *